Bunga PNM Mekaar Turun Jadi 8 Persen Mulai September 2026

Penulis -

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri UMKM Maman Abdurrahman. (Foto: Kementerian UMKM)

Menteri UMKM Maman Abdurrahman. (Foto: Kementerian UMKM)

Javanusa.com—Bunga pinjaman Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar akan turun menjadi sekitar 8 persen mulai awal September 2026.

Pemerintah mengambil kebijakan ini untuk meringankan beban jutaan perempuan prasejahtera pelaku usaha ultramikro.

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman memastikan penurunan bunga pinjaman Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar).

Kebijakan tersebut akan berlaku mulai awal September 2026. Program pembiayaan itu dikelola oleh PT PNM

Maman menyampaikan keputusan tersebut setelah menghadiri Rapat Komite Pengarah Kredit Usaha Rakyat (KUR). Rapat berlangsung di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (12/8).

Rapat itu dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Perwakilan Kementerian Keuangan dan Danantara juga turut hadir.

“Alhamdulillah, diputuskan bunga pinjaman PNM Mekaar menjadi sekitar delapan persen. Insyaallah mulai berlaku kurang lebih awal September ini,” tutur Menteri UMKM.

Bunga Mekaar Sebelumnya Capai 18-25 Persen

Maman mengatakan sekitar 14 juta ibu dan perempuan prasejahtera menjadi nasabah PNM Mekaar. Mereka telah mengikuti program tersebut selama lebih dari satu dekade. Namun, bunga pinjaman sebelumnya masih berada pada kisaran 18 hingga 25 persen.

Menurut Maman, besaran bunga tersebut cukup berat bagi kelompok masyarakat prasejahtera. Pemerintah kemudian mencari skema agar biaya pembiayaan menjadi lebih terjangkau.

PNM selama ini tidak hanya menyalurkan modal usaha kepada nasabah. Perusahaan juga memberikan pendampingan melalui account officer dan account advisor.

Pendampingan itu mencakup pembinaan dan pemantauan perkembangan usaha nasabah. Model tersebut turut memengaruhi struktur biaya pembiayaan Mekaar.

Presiden Prabowo Minta Bunga di Bawah 10 Persen

Kebijakan penurunan bunga juga mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah ingin perempuan pelaku usaha ultramikro dan supermikro memperoleh akses pembiayaan dengan biaya lebih ringan.

Baca Juga :  Hyundai IONIQ 9 Hadir di Indonesia, SUV Listrik Premium dengan Jarak Tempuh 734 Km

“Perintah dari Pak Presiden, bunga pinjaman Mekaar harus di bawah 10 persen agar tidak membebani ibu-ibu yang masuk dalam golongan prasejahtera,” tegas Maman.

Untuk menekan biaya pinjaman, pemerintah memberikan subsidi sekitar 10 persen. Skema tersebut membuat bunga pinjaman PNM Mekaar turun menjadi sekitar 8 persen.

Penurunan Bunga Mulai Awal September

Kementerian UMKM selanjutnya berkoordinasi dengan Danantara dan PNM untuk menjalankan kebijakan tersebut.

Penurunan bunga PNM Mekaar ditargetkan mulai berlaku pada awal September 2026. Pemerintah berharap manfaatnya segera dirasakan para nasabah.

Komite Kebijakan Pembiayaan bagi UMKM juga akan mengawal pelaksanaannya. Pengawasan tersebut bertujuan memastikan kebijakan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Maman menegaskan pemerintah ingin mempercepat penerapan kebijakan tersebut. Langkah itu bertujuan mengurangi beban bunga yang selama ini ditanggung nasabah Mekaar.

“Pak Presiden memerintahkan eksekusi penurunan bunga PNM Mekaar harus segera dipercepat agar bisa langsung dinikmati nasabah program Mekaar dan mereka tidak lagi dibebani bunga yang tinggi,” kata Menteri Maman. (*)

Berita Terkait

Fadly Amran Lantik Indra Noferi sebagai Dewas Perumda PSM Padang
Tekan Inflasi dan Lonjakan Harga Cabai, Pemko Padang Gelar Gerakan Pangan Murah di Batang Arau
Fadly Amran Sambut Investasi Green SM Rp500 Miliar, Taksi Listrik Segera Hadir di Padang
Maigus Nasir Resmikan Kampung Budi Daya Ikan Air Tawar di Kelurahan Pisang, 53 Keluarga Terima Bantuan
Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung
Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain
Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan
Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB