Bupati Agam Jawab Pandangan Umum Fraksi Terhadap Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2023

Penulis -

Sabtu, 8 Juni 2024 - 09:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Agam Edi Busti. (Foto: AMC)

Sekda Agam Edi Busti. (Foto: AMC)

Agam, Javanusa—Sekretaris Daerah Kabupaten Agam Edi Busti menjawab Pemandangan Umum Fraksi di DPRD terhadap Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Agam tahun 2023.

Jawaban ini disampaikan dalam rapat paripurna yang berlangsung pada Jumat (7/6/2024) di Aula Utama DPRD Agam.

Menjawab pandangan Fraksi Gerindra, Bupati menyatakan pendapatan PAD 2023 berada di bawah target. Hal ini disebabkan kepatuhan dan kesadaran wajib pajak atau wajib retribusi yang relatif rendah.

Baca Juga: Daya Beli Melemah, Pemotongan Hewan Kurban Diprediksi Turun

“Ke depannya kegiatan sosialisasi terhadap wajib pajak dan wajib retribusi akan terus dilaksanakan serta melakukan evaluasi terhadap potensi PAD,” kata bupati.

Selanjutnya, Bupati menjawab pandangan dari Fraksi PKS bahwa untuk mengoptimalkan pemungutan PAD telah dibentuk OPD sendiri yaitu Bapenda yang mulai efektif berlaku sejak 1 Januari 2023.

“Selain itu, juga telah dilakukan pendataan ulang subjek dan objek pajak PBB P2 di tiga kecamatan. Hasil pendataan ulang ini belum langsung bisa digunakan pada 2023, karena harus dilakukan penyandingan data,” ujarnya.

Menanggapi saran dari Fraksi Demokrat Nasdem, Bupati sepakat atas saran perlunya perencanaan yang matang terhadap pembangunan yang akan dilaksanakan sehingga tidak memunculkan masalah baru.

“Kami sepakat bahwa dalam pelaksanaan kegiatan dimulai dari perencanaan yang matang. Dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis oleh penyedia profesional serta pekerjaan diawasi secara kontiniu,” tegasnya.

PLTMH dan Potensi Pajak

Menanggapi pernyataan dari Fraksi PAN mengenai Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) yang berpotensi menunjang kontribusi terhadap PAD Kabupaten Agam.

“Sesuai dengan ketentuan peraturan perpajakan daerah, jenis pajak yang bisa digunakan pada PLTMH hanya PBB P2 atas tanah dan bangunan. Kami belum melihat peluang jenis pajak lain yang bisa dikenakan terhadap kegiatan PLTMH,” kata bupati.

Baca Juga :  Pemko Padang Keluarkan Imbauan Mitigasi Kabut Asap, Warga Diminta Jaga Kesehatan

Kemudian bupati juga merespon pandangan dari Fraksi Golkar yang meminta agar pelaksanaan APBD dapat dilakukan semaksimal mungkin dan memperkecil SiLPA setiap tahunnya.

“Hal ini akan menjadi perhatian kami.  Melalui pelaksanaan program dan kegiatan sesuai dengan yang direncanakan. Atas sarannya kami ucapkan terima kasih,” ujarnya.

Bupati juga mendukung saran dari Fraksi PPP agar pemda meningkatkan pengelolaan PAD dan mengembangkan sumber pendapatan baru.

“Pemda sudah memiliki komitmen bersama untuk berupaya secara maksimal dan bersungguh-sungguh melakukan pengelolaan PAD. Yang menjadi tanggung jawab OPD yang dituangkan dalam Pakta Integritas,” katanya.

Kemudian, bupati juga menyetujui saran dari Fraksi PBB, Hanura, dan Berkarya agar pemda secepatnya melakukan tindakan perbaikan terhadap infrastruktur yang rusak.

“Kami sangat setuju. Perbaikan terhadap infrastruktur yang mengalami kerusakan akan kami prioritaskan agar aktivitas dan perekonomian masyarakat tidak terganggu,” ujarnya. (*/AMC)

Berita Terkait

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG
Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi
BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Pemko Padang Targetkan 523 Huntap Rampung pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:59 WIB

Padang Mobile Masuk 5 Besar Padang Innovation Award 2026, Ini Keunggulannya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:09 WIB

DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau

Berita Terbaru

XLSMART membawa program Sisternet ke W20 USA 2026 untuk memperkuat keterampilan digital dan ekonomi perempuan Indonesia. (Foto: XLSMART)

Ekonomi Bisnis

XLSMART Bawa Solusi Pemberdayaan Perempuan Indonesia ke W20 USA 2026

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:21 WIB

Pemko Padang menargetkan 523 unit hunian tetap rampung pada 2027. Pembangunan tersebar di Balai Gadang, Sungkai, dan Kampung Lalang. (Foto: Pemko Padang)

Kota Padang

Pemko Padang Targetkan 523 Huntap Rampung pada 2027

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:12 WIB