Dharmasraya, Javanusa—Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menyerahkan bantuan pertanian senilai lebih dari Rp29 miliar kepada 87 kelompok tani di daerah tersebut.
Bantuan ini diserahkan langsung oleh Bupati Annisa Suci Ramadhani dan Wakil Bupati Leli Arni, Rabu (11/06/2025), di halaman Kantor Dinas Pertanian Dharmasraya, Pulau Punjung.
Bantuan tersebut merupakan hasil perjuangan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, yang bermitra dengan Kementerian Pertanian.
Ketua DPRD Kabupaten Dharmasraya Jemi Hendra, anggota Fraksi PDIP, dan pengurus PDIP Kabupaten serta Sumbar turut hadir pada kegiatan ini.
Kolaborasi Pemerintah dan Petani untuk Ketahanan Pangan
Dalam sambutannya, Bupati Annisa menekankan bantuan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan petani.
“Kita bersama-sama mewujudkan ketahanan pangan nasional yang kuat dan berdaulat,” kata Annisa.
Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada Alex Indra Lukman yang terus memperjuangkan kesejahteraan petani Dharmasraya di tingkat nasional.
“Semoga ini membawa semangat dan hasil berlipat ganda bagi petani,” ujarnya.
Menurut Annisa, penyerahan bantuan ini bukan hanya simbol keberpihakan negara kepada petani, tetapi juga tonggak penting bagi modernisasi pertanian di Ranah Cati Nan Tigo.
“Dengan modernisasi, kita perkuat ketahanan pangan nasional menuju masyarakat Dharmasraya yang sejahtera dan merata,” tegasnya.
Bantuan yang disalurkan meliputi alat dan mesin pertanian (alsintan), bibit, serta dukungan irigasi, ketahanan pangan keluarga, dan hewan ternak. Data Dinas Pertanian menyebutkan:
-
- 87 kelompok tani menerima bantuan alsintan, termasuk 10 unit traktor roda 4 (TR4), 7 unit combine harvester, 15 unit TR2, 99 unit rice transplanter, 100 unit hand sprayer, 20 unit power thresher, dan 25 unit pompa air.
- 242 kelompok tani menerima bibit padi untuk 4.129 hektare lahan.
- 25 kelompok tani menerima bibit jagung seluas 500 hektare.
- 68 kelompok mendapat bantuan program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B).
- 8 kelompok menerima bantuan ayam petelur dan irigasi.
- 37 kelompok tani menerima bantuan sapi, total 925 ekor.
Bupati Annisa menegaskan sektor pertanian tetap menjadi prioritas utama pembangunan daerah. Pemerintah terus mendorong program One Village One Product (OVOP) agar setiap nagari mengembangkan komoditas unggulan seperti padi, ayam, jagung, hortikultura, sapi, dan perikanan.
“Kabupaten Dharmasraya sudah surplus ±2.000 ton beras dari luas baku sawah 4.629 hektare. Ini capaian luar biasa,” katanya.
Bupati juga mengajak petani memanfaatkan teknologi, merawat alsintan, dan mengoptimalkan lahan tidur.
“Bantuan ini bukan hanya untuk hari ini, tapi untuk masa depan. Gunakan dan rawat sebaik-baiknya,” pesannya.
Bantuan Terbesar dalam Satu Dekade
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya, Darisman, menjelaskan bantuan ini merupakan hasil usulan kelompok tani yang diakomodasi oleh Dinas Pertanian melalui pokok pikiran Alex Indra Lukman. “Sepanjang saya bertugas, ini adalah bantuan terbesar dalam sepuluh tahun terakhir,” katanya. (*/red)






