Jakarta, Javanusa—Bupati Tanah Datar, Eka Putra menemui Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Nasional Penanggulangan Bencana untuk mendorong percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Tanah Datar, Rabu (6/5/2026) di Jakarta.
Pertemuan tersebut membahas percepatan pembangunan huntap terpadu dan huntap mandiri sebagai bagian dari pemulihan pascabencana yang lebih terarah dan berkelanjutan.
“Pertemuan ini membahas langkah strategis percepatan pembangunan huntap terpadu dan mandiri sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana yang lebih terarah dan berkelanjutan,” ujar Eka Putra.
Fokus pada Percepatan Pembangunan Huntap
Eka Putra menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tanah Datar untuk memastikan masyarakat terdampak segera mendapatkan tempat tinggal yang layak, aman, dan nyaman.
Menurutnya, percepatan pembangunan huntap menjadi prioritas agar warga tidak terlalu lama menempati hunian sementara.
Selain itu, koordinasi bersama BNPB juga membahas sinkronisasi data, kesiapan lahan, serta dukungan teknis dan anggaran dari pemerintah pusat agar pembangunan berjalan optimal.
Ia berharap kolaborasi pemerintah daerah dan BNPB dapat mempercepat rehabilitasi serta rekonstruksi pascabencana di Tanah Datar sehingga masyarakat memperoleh kepastian tempat tinggal.
Data Huntap Sudah Disampaikan ke BNPB
Terkait huntap mandiri, Eka Putra menyebut seluruh data yang telah dihimpun sudah disampaikan kepada BNPB. Masyarakat terdampak juga telah menyiapkan lahan untuk pembangunan huntap mandiri.
Berdasarkan data yang diajukan kepada BNPB melalui Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi, terdapat 148 unit terdampak di empat kecamatan.
Wilayah tersebut meliputi Kecamatan Batipuh Selatan, Batipuh, Rambatan, dan X Koto. Dari jumlah tersebut, tercatat 88 unit huntap mandiri, 56 unit huntap terpadu, tiga warga tidak memilih, dan satu warga belum memberikan pernyataan.
Eka Putra berharap pemerintah pusat melalui BNPB memberikan dukungan penuh, terutama dalam anggaran, pendampingan teknis, dan percepatan administrasi agar pembangunan huntap mandiri maupun terpadu berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Ini merupakan langkah konkret Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dalam mempercepat pemulihan pascabencana, khususnya mendorong percepatan pembangunan huntap mandiri. Kita ingin masyarakat segera kembali menjalani kehidupan normal dengan kondisi yang lebih baik dan lebih tangguh menghadapi bencana di masa mendatang,” katanya.
Pada kesempatan itu, Eka Putra juga menyerahkan dokumen dan data penerima bantuan huntap relokasi terpadu serta huntap relokasi mandiri bagi korban bencana alam. Dokumen tersebut diterima langsung Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Jarwansah. (*/red)






