Bupati Eka Putra Minta Jembatan Aramco di Padang Laweh Malalo

Penulis -

Selasa, 6 Januari 2026 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Tanah Datar Eka Putra mengikuti FGD Forkopimda bersama Gubernur Sumbar dan OPD secara virtual dari Gedung Indo Jolito, Batusangkar, Senin (5/1/2026) malam. (Foto: Prokopim Tanah Datar)

Bupati Tanah Datar Eka Putra mengikuti FGD Forkopimda bersama Gubernur Sumbar dan OPD secara virtual dari Gedung Indo Jolito, Batusangkar, Senin (5/1/2026) malam. (Foto: Prokopim Tanah Datar)

Tanah Datar, Javanusa—Intensitas curah hujan yang masih tinggi hingga Januari 2026 pascabanjir bandang (galodo) akhir November 2025 menyebabkan debit air Sungai di Jorong Tanjung Sawah, Nagari Padang Laweh Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, kembali meningkat dan meluap hingga menggenangi badan jalan.

Menyikapi kondisi tersebut, Bupati Tanah Datar Eka Putra meminta dukungan pembangunan jembatan darurat jenis aramco guna memulihkan akses masyarakat yang terdampak bencana.

“Kami sudah melaporkan kondisi ini kepada Dandim 0307 Tanah Datar dan telah diteruskan ke Korem. Kami berharap Pangdam dapat membantu pembangunan jembatan aramco di Jorong Tanjung Sawah, Nagari Padang Laweh Malalo,” ujar Eka Putra.

Permintaan itu disampaikan Bupati Eka Putra dalam rapat sekaligus Focus Group Discussion (FGD) Forkopimda bersama Gubernur Sumbar dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang digelar secara virtual dari Gedung Indo Jolito, Batusangkar, Senin (5/1/2026) malam.

500 Hektare Sawah Terdampak Banjir

Selain infrastruktur, Bupati Eka Putra juga melaporkan dampak serius pada sektor pertanian. Sekitar 500 hektare sawah warga terdampak banjir bandang akibat luapan sungai.

Pemkab Tanah Datar telah mengajukan rehabilitasi lahan pertanian ke Kementerian Pertanian RI. Eka Putra berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Barat turut mengawal agar realisasi bantuan berjalan cepat.

Untuk mitigasi bencana jangka menengah, Pemkab Tanah Datar merencanakan pembangunan empat sabodam pada 2026. Infrastruktur ini ditujukan menahan material banjir bandang dari hulu sungai.

Eka Putra juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pemulihan pascabencana. Ia menegaskan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci percepatan recovery di masa tanggap darurat.

Data R3P Jadi Acuan Penanganan

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menyatakan seluruh data kerusakan dan dampak ekonomi masyarakat telah masuk dalam dokumen R3P. Data tersebut mencakup sektor pertanian, jalan, jembatan, dan ekonomi warga.

Baca Juga :  Wali Kota Fadly Amran Mediasi Konflik di Padang Sarai, Pastikan Tak Ada Unsur SARA

Ia meminta seluruh kepala daerah memastikan tidak ada data terdampak yang terlewat agar penanganan bencana lebih efektif dan terukur.

Gubernur Mahyeldi juga menekankan pentingnya koordinasi antara Balai Wilayah Sungai (BWS) dengan pemerintah daerah. Fokus utama diarahkan pada sungai-sungai yang belum tertangani secara optimal.

“Ada sekitar 50 sungai yang akan disuplai alat berat. Dipastikan alat tersedia, baik dari provinsi, kabupaten, kota, maupun dukungan Balai,” ujar Mahyeldi.

Ia menambahkan pembangunan cekdam dan sabodam harus melalui kajian teknis mendalam dengan standar tinggi agar efektif menahan material banjir bandang.

Turut hadir Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra, Asisten Setda, kepala OPD, Dandim 0307 Tanah Datar Letkol Inf Agus Priyo Pujo Sumedi, serta perwakilan Polres, Kejari, Pengadilan Negeri, dan undangan lainnya. (*/red)

Berita Terkait

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen
Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru