Padang Pariaman, Javanusa—Bupati Padang Pariaman, Dr. H. John Kenedy Azis (JKA) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SDN 01 Batang Anai dan SDN 01 Lubuk Alung.
Sidak ini bertujuan untuk meninjau kondisi sarana prasarana, memantau proses belajar mengajar, sekaligus memperhatikan pembinaan karakter siswa sekolah dasar.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati tidak menemukan kedua kepala sekolah berada di lokasi. Kondisi itu langsung menjadi perhatian serius. Ia menegaskan kedisiplinan kepala sekolah, guru, dan tenaga pendidik sangat penting dalam melaksanakan tugas.
“Seorang pendidik harus menjadi teladan, baik dalam kehadiran, tanggung jawab, maupun sikap. Disiplin guru adalah langkah awal membentuk kedisiplinan dan akhlak siswa,” tegas Bupati yang akrab disapa Ajo ini.
Perkuat Fungsi Pengawasan
Bupati kemudian meminta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama para pengawas sekolah untuk memperketat fungsi pengawasan.
Menurutnya, kehadiran guru dan kepala sekolah tidak hanya menyangkut administrasi, tetapi juga berhubungan dengan kualitas pembelajaran serta pembentukan karakter generasi muda.
Selain itu, ia menilai fungsi pengawasan yang konsisten akan mampu menjaga mutu pendidikan sekaligus memperbaiki kinerja sekolah.
Fasilitas Sekolah Jadi Sorotan
Dalam sidaknya, Bupati menyoroti sejumlah fasilitas sekolah yang belum layak, di antaranya toilet tanpa pintu dan perpustakaan yang tidak tertata dengan baik. Ia menilai kondisi tersebut sangat berpengaruh terhadap kenyamanan dan minat belajar siswa.
“Lingkungan belajar harus bersih, tertata, dan nyaman. Toilet harus layak pakai, perpustakaan harus rapi serta menarik. Dengan begitu, anak-anak akan betah belajar. Mutu pendidikan tidak hanya diukur dari metode mengajar, tetapi juga dari suasana sekolah yang mendukung pembinaan ilmu dan akhlak,” jelasnya.
Dorong Inovasi Pengajaran
Selain pembenahan fasilitas, Bupati juga menekankan pentingnya inovasi guru dalam metode pengajaran. Ia mendorong agar pendidik tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga menanamkan nilai moral, etika, dan budi pekerti.
“Generasi Emas 2045 yang kita cita-citakan bukan hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga berakhlak mulia. Pendidikan yang baik harus melahirkan anak-anak cerdas sekaligus berkarakter,” ujar Bupati yang juga pernah menjabat anggota DPR RI ini.
Sidak ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam meningkatkan mutu pendidikan dasar.
Melalui pengawasan ketat, pembenahan sarana prasarana, serta pembinaan karakter siswa, Pemkab bertekad mencetak generasi cerdas, berdaya saing, dan berakhlak mulia. (*/red)






