Bupati JKA Tinjau Jalan Terban di Padang Baru–Kalawi, Instruksikan Penanganan Cepat dan Minta Warga Waspada

Penulis -

Minggu, 23 November 2025 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis meninjau lokasi jalan terban di ruas Padang Baru–Kalawi, Nagari Parikmalintang, Minggu (23/11/2025). (Foto: Kominfo Padang Pariaman)

Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis meninjau lokasi jalan terban di ruas Padang Baru–Kalawi, Nagari Parikmalintang, Minggu (23/11/2025). (Foto: Kominfo Padang Pariaman)

Padang Pariaman, Javanusa—Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis meninjau langsung lokasi jalan terban di ruas Padang Baru–Kalawi, Nagari Parikmalintang, Kecamatan Enam Lingkung, Minggu (23/11/2025).

Kerusakan badan jalan tersebut dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah Padang Pariaman sejak akhir pekan dan menjadi salah satu dari sejumlah kejadian bencana di daerah itu.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi Sekretaris Daerah Rudi Repenaldy Rilis, Kepala Pelaksana BPBD, Kepala Dinas PUPR, Kepala BPKD, Kepala Dinas Kominfo, Kasatpol PP, Kepala Dinas Perhubungan, Camat Enam Lingkung, serta sejumlah pejabat terkait dari DPUPR dan BPBD.

Setibanya di lokasi, Bupati John Kenedy Azis langsung menginstruksikan Dinas PUPR untuk menyiapkan jalur alternatif agar akses masyarakat tidak terputus.

“Ini merupakan jalan utama bagi masyarakat serta akses menuju perkantoran pemerintah dan kepolisian. Karena itu harus ditangani segera agar tidak mengganggu aktivitas warga,” tegasnya.

Bupati juga meminta Sekda dan BPBD segera menggelar rapat Pusdalops untuk menetapkan langkah penanganan darurat, sekaligus menyusun rencana penanggulangan jangka pendek dan lanjutan.

Ia menekankan pentingnya pelaporan cepat kepada BNPB dan pengajuan bantuan resmi guna mempercepat penanganan bencana.

Di lokasi kejadian, Bupati bahkan melakukan panggilan video dengan Sekretaris Utama BNPB untuk menyampaikan kondisi terkini dan memastikan dukungan dari pemerintah pusat.

Hujan Lebat Picu Bencana di Enam Kecamatan

Sekda Padang Pariaman, Rudi Repenaldy Rilis, menjelaskan bahwa hujan lebat yang melanda wilayah Padang Pariaman telah memicu bencana di tujuh titik pada enam kecamatan. Adapun dampak yang tercatat antara lain:

Banjir di enam titik: Nagari Mangopoh, Kampung Galapuang, Lubuk Alung, Kasang, Sintuak, dan Sicincin

Bencana tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga mengganggu fasilitas pendidikan dan perekonomian warga.

Baca Juga :  Perkuat Pengawasan Internal, Pemko Padang Terapkan E-Audit Terintegrasi

Sekda melaporkan adanya kerusakan di SDN 10 Batang Gasan akibat longsor, serta kerusakan pada lahan pertanian dan kolam ikan milik warga.

Lebih dari 500 kepala keluarga dilaporkan terdampak rangkaian bencana tersebut.

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman memastikan langkah penanganan darurat terus dilakukan, sambil menyiapkan tahap pemulihan dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat untuk memperoleh dukungan percepatan penanganan.

Masyarakat Agar Tingkatkan Kewaspadaan

Lebih lanjut, Bupati John Kenedy Azis mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama yang tinggal di lereng perbukitan, bantaran sungai, dan kawasan rawan longsor.

Ia mengingatkan potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi dalam beberapa waktu ke depan.

Imbauan tersebut sejalan dengan peringatan dini yang telah disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang di wilayah Sumatera Barat.

“Kami minta masyarakat benar-benar waspada, terutama yang tinggal di daerah rawan bencana. Jangan abaikan tanda-tanda alam, utamakan keselamatan diri dan keluarga,” pesan Bupati.

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menegaskan komitmennya untuk terus bergerak cepat dalam penanganan bencana, memastikan keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama, dan meminimalkan dampak lanjutan terhadap kehidupan sosial dan ekonomi warga. (*/red)

Berita Terkait

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen
Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru