Solsel, Javanusa—Pemerintah Kabupaten Solok Selatan (Solsel) terus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program bantuan pasang baru listrik dan penguatan akses pendidikan lewat Sekolah Rakyat.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Solok Selatan, Khairunas saat membuka kegiatan Verifikasi Data Penerima Manfaat Program Bantuan Pasang Baru Listrik, Sekolah Rakyat, serta Evaluasi dan Sinkronisasi Data SIMSALABIM di Aula Sarantau Sasurambi, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan itu dihadiri Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Camat, Wali Nagari, serta Wali Jorong se-Kabupaten Solok Selatan. Selain itu, pihak Niaga dan Pemasaran PLN UP3 Solok serta Badan Pertanahan Nasional juga mengikuti kegiatan tersebut.
Bantuan Listrik Dorong Produktivitas Warga
Dalam sambutannya, Khairunas menyebut program bantuan pasang baru listrik menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Menurutnya, keberadaan listrik tidak hanya memberi penerangan bagi rumah tangga. Listrik juga membuka peluang ekonomi, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta mendukung aktivitas belajar anak di rumah.
“Dengan tersedianya listrik, masyarakat memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan taraf hidup dan aktivitas ekonomi keluarga,” katanya.
Sekolah Rakyat Perluas Akses Pendidikan
Selain program kelistrikan, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan juga memperkuat program Sekolah Rakyat untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
Program tersebut dinilai penting untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus membantu menekan angka putus sekolah di daerah.
Kepala Dinas Sosial PMD Solok Selatan, Nurhayati dalam laporannya menjelaskan, Sekolah Rakyat merupakan pendidikan nonformal yang bertujuan memberikan akses belajar kepada masyarakat.
Menurutnya, program itu menyasar warga yang memiliki keterbatasan untuk mengenyam pendidikan formal. (*/red)






