Solsel, Javanusa—Bupati Solok Selatan (Solsel) H. Khairunas menegaskan kembali komitmennya untuk menghadirkan pemerintahan yang bekerja dengan hasil nyata dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Ia menekankan setiap program pembangunan harus memiliki efek jangka panjang dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, bukan sekadar kegiatan seremonial.
“Program yang kita jalankan mesti punya dampak panjang, dari hulu sampai hilir. Setiap proses harus kita pastikan berjalan lancar supaya hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas Khairunas.
Dalam arahannya kepada para pengguna anggaran dan pejabat pembuat komitmen (PPK) pengadaan barang dan jasa di lingkup Pemkab Solsel, Bupati Khairunas menekankan pentingnya disiplin dalam perencanaan dan pengawasan.
Ia meminta seluruh perangkat daerah untuk menyusun jadwal kerja (time schedule) yang jelas, realistis, dan terukur sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan. Dengan demikian, seluruh proses pembangunan dapat berjalan tepat waktu dan sesuai standar.
“Jangan ada lagi pekerjaan yang tersendat di tengah jalan karena lemahnya perencanaan atau koordinasi. Kita harus bekerja dengan sistem, bukan sekadar rutinitas,” ujarnya menegaskan.
Pengawasan Lapangan dan Dampak Nyata bagi Warga
Menurut Khairunas, penguatan manajemen waktu serta pengawasan di lapangan menjadi kunci utama agar setiap program pembangunan benar-benar memberikan manfaat nyata.
Ia menilai, keberhasilan pemerintahan tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan, tetapi dari besarnya dampak terhadap peningkatan kesejahteraan rakyat.
“Pemerintah harus hadir dengan kerja nyata. Masyarakat menunggu hasil, bukan alasan,” tegasnya.
Langkah ini sejalan dengan visi besar Pemerintah Kabupaten Solok Selatan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan berorientasi hasil (result-oriented governance).
Selain itu, kebijakan tersebut diharapkan dapat mempercepat terwujudnya Solsel yang maju, mandiri, dan berdaya saing tinggi. (*/red)






