Pasbar, Javanusa—Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pasaman Barat menggelar Forum Komunikasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) 2025, Senin (1/9).
Kegiatan yang berlangsung di Pasbar ini dihadiri Bupati H. Yulianto, Kepala BNNK Rangga Noverio, anggota DPRD Rommy Candra, unsur Forkopimda, kepala OPD, serta pemangku kepentingan terkait.
Dalam sambutannya, Bupati Yulianto menegaskan pentingnya kebersamaan dalam memerangi penyalahgunaan narkoba yang semakin mengkhawatirkan di Sumatera Barat, khususnya Pasaman Barat.
“Cita-cita mewujudkan generasi sehat tidak akan tercapai tanpa kebersamaan. Perlu kedekatan kita semua untuk menuntaskan masalah ini,” kata Yulianto.
Menurutnya, upaya pencegahan harus dimulai dari tingkat kejorongan dengan melibatkan masyarakat. Peran orang tua juga dinilai sangat penting dalam mengawasi pergaulan anak agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.
Ia menambahkan, narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga berdampak pada kekerasan dalam rumah tangga, kriminalitas, hingga terhambatnya pertumbuhan generasi muda. Karena itu, anak-anak perlu diarahkan pada kegiatan positif agar tidak mudah dipengaruhi lingkungan yang salah.
Sementara itu, Kepala BNNK Pasaman Barat, Rangga Noverio, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah dalam penyelenggaraan forum P4GN.
Menurutnya, forum ini menjadi wadah koordinasi antarinstansi, tokoh masyarakat, dan generasi muda untuk mencari solusi bersama dalam memerangi narkoba.
“Dampak narkoba bukan hanya merusak kesehatan, tetapi juga memicu kejahatan, menggerus moral, dan menghambat pembangunan. Dukungan pemerintah daerah merupakan komitmen nyata dalam perang melawan narkoba,” tegas Rangga. (*/red)






