Camat Andi Amir: Peran Bundo Kanduang Sangat Strategis dalam Menjaga Adat Budaya Minangkabau

Penulis -

Selasa, 19 November 2024 - 19:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Lubeg Nofiandi Amir bersama pengurus Bundo Kanduang Kelurahan se-Kecamatan Lubuk Begalung, di Balai Basuo, Selasa (19/11/2024). (Foto: Ist)

Camat Lubeg Nofiandi Amir bersama pengurus Bundo Kanduang Kelurahan se-Kecamatan Lubuk Begalung, di Balai Basuo, Selasa (19/11/2024). (Foto: Ist)

Padang, Javanusa—Bundo kanduang memiliki peran dan tugas yang penting dalam keluarga dan masyarakat, seperti menanamkan nilai-nilai adat budaya Minangkabau. Mulai dari budaya malu, sopan santun, etika, adab dan lain sebagainya kepada generasi penerus.

Hal itu disampaikan Camat Lubuk Begalung (Lubeg) Nofiandi Amir saat pelantikan pengurus Bundo Kanduang Kelurahan se-Kecamatan Lubuk Begalung, di Balai Basuo, Selasa (19/11/2024).

Dirinya mengatakan, dengan adanya organisasi bundo kanduang, pertanda adat budaya Minangkabau itu melekat pada diri orang Minang dimana mereka berada. Melalui eksistensi para bundo kanduanglah, budaya adat Minangkabau dirawat dan dijaga.

“Saya berharap, peran bundo kanduang dapat kita tampilkan kembali dalam kehidupan bermasyarakat. Sehingga anak-anak kita, generasi penerus bangsa kita ini, akan mempunyai akhlak dan budi pekerti yang luhur, tidak hanya  pintar saja, sehingga nantinya akan melahirkan pemimpin yang baik di masa-masa yang akan datang,” tukas pria yang akrab disapa Andi Amir ini.

Ia menjelaskan sesuai dengan falsafah Minangkabau “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, alam takambang jadi guru”, keberadaan budaya Minangkabau telah menempatkan kedudukan Bundo Kanduang pada posisi yang sangat tinggi dan mulia, menjadikannya memiliki peran dan fungsi yang sangat strategis dalam menanamkan nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau.

Selain membentuk akhlak dan etika generasi muda, peran bundo kanduang juga diharapkan mampu menyelesaikan permasalahan-permasalahan sosial lainnya. Baik itu di lingkungan keluarga, sanak famili, maupun di lingkungan tempat tinggal, baik sebagai pemimpin dalam kaum, maupun sebagai pemimpin masyarakat dalam kelurahan atau nagari.

“Seandainya di daerah kita tidak ada bundo kanduang mulai dari tingkat kota, kecamatan sampai kelurahan, dan juga organisai LKAAM, siapa nantinya yang akan menjaga adat dan istiadat serta budaya sopan santun, yang telah ada sejak lama di budaya timur kita ini,” tuturnya.

Baca Juga :  197 Titik Lahan Disiapkan untuk Pembangunan Huntap Korban Bencana Aceh, Sumut dan Sumbar

Untuk itu, bundo kanduang harus dapat meningkatkan perannya dalam meningkatkan sumber daya manusia yang baik bagi Puti Bungsu dan Rang Mudo di Nagari Nan XX Lubuk Bagalung, dengan penanaman dan pembentukan karakter serta attitude sejak dini, dimulai dari keluarga.

Dengan adanya arus globalisasi, dalam prosesnya ada elemen-elemen budaya lokal seringkali tersingkirkan bahkan diabaikan, dan budaya malu, serta sopan santun yang telah ada sejak lama yang diturunkan dari generasi ke generasi, saat ini mulai tergerus.

“Karena itu, kita perlu duduk bersama, bagaimana bundo kanduang, LKAAM bersama dengan Pemerintah Kecamatan, untuk dapat merumuskan kebijakan, agar budaya Minangkabau yang ada selama ini, dapat kita warisakan ke generasi-generasi selanjutnya,” ujarnya.

Turut hadi perwakilan KAN Nagari Nan XX Kasril Rajo Intan, Risyandi, SH Malin Marajo, Ketua Bundo Kanduang Kecamatan Hj. Ermawati Mursa dan lurah se-Kecamatan Lubuk Begalung. (*/jn01)

Berita Terkait

Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa
Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:38 WIB

Satpol PP Padang Tertibkan Lapak PKL yang Gunakan Fasum di Jalan Khatib Sulaiman

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Residivis Pencurian Ponsel Ditangkap  di Belakang Plaza Andalas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pencuri Komponen Pendeteksi Banjir di Padang Ditangkap, 2 Kabur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Polda Sumbar Ungkap Dugaan Judi Togel Online di Padang, Uang Rp4,15 Juta Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Modus Penimbunan BBM Subsidi di Sumbar, Pelaku Gunakan Kantong Plastik dan Kotak Ikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Polda Sumbar Ungkap 24 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, 25 Tersangka Diamankan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:30 WIB

BPBD Padang Evakuasi Pohon Karet Tumbang di Kalumbuk, Jalan Kembali Normal

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Hilang Kendali, Dua Mobil Terperosok ke Sawah di Jalan Solok-Padang

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB