Padang, Javanusa—Camat Lubuk Begalung (Lubeg) Nofiandi Amir menghadiri kegiatan Semarak Muharram XIII Tahun 1447 H yang digelar oleh Badan Koordinasi Sekolah Taman Pendidikan Al-Qur’an (BKS TPQ dan TQA) Kecamatan Lubuk Begalung di Masjid Al Muhajirin, Kelurahan Lubuk Begalung Nan XX, Minggu (24/8/2025).
Acara ini diisi dengan berbagai lomba islami seperti tilawah, tartil, tahfizh, da’i cilik (dafil), dan azan subuh.
Menurut Nofiandi, kegiatan ini tidak sekadar bersifat seremonial, namun menjadi momentum penting untuk memperkuat keimanan, ukhuwah islamiyah, serta menanamkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan generasi muda.
“Muharram adalah bulan yang mulia. Momen ini hendaknya menjadi titik tolak untuk introspeksi diri, memperbaiki amal, dan meningkatkan kualitas ibadah,” ujar Nofiandi.
Tahun ini, Semarak Muharram mengusung tema “Ciptakan Generasi yang Cinta Al-Qur’an, Berakhlak, dan Berbudaya”. Tema ini sejalan dengan visi pembangunan Kota Padang yang menempatkan agama dan budaya sebagai fondasi utama.
“Masa depan Kota Padang ada di tangan generasi muda. Kita ingin mereka tumbuh cerdas secara intelektual, kuat akidahnya, dan berakhlak mulia. Sesuai dengan falsafah Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah,” ungkapnya.
Peran Smart Surau dalam Pembinaan Umat
Dalam kesempatan tersebut, Nofiandi juga menjelaskan program unggulan Pemko Padang, Smart Surau. Program ini bertujuan menghidupkan kembali peran surau sebagai pusat pendidikan dan pembinaan generasi.
“Melalui Smart Surau, kita ingin anak-anak dan remaja terbiasa dengan kegiatan positif, mencintai Al-Qur’an, dan menjadikan surau sebagai rumah kedua mereka,” jelasnya.
Ia menegaskan keberhasilan pembangunan tidak bisa dicapai tanpa sinergi semua pihak. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi dalam membangun Padang.
“Mari satukan langkah dan tujuan. Bersama ulama, niniak mamak, bundo kanduang, generasi muda, dan seluruh warga, kita wujudkan Padang yang maju, sejahtera, dan diridhoi Allah SWT,” pungkasnya. (*/red)






