Camat Sutera: Tinggalkan Euforia Pilwana, Saatnya Fokus Layani Masyarakat

Penulis -

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Sutera, Dailipal (paling kanan) menyampaikan arahan saat rapat koordinasi dengan para wali nagari pada hari pertama masuk kerja pasca pelantikan. (Foto: Dok. Iwan)

Camat Sutera, Dailipal (paling kanan) menyampaikan arahan saat rapat koordinasi dengan para wali nagari pada hari pertama masuk kerja pasca pelantikan. (Foto: Dok. Iwan)

Pessel, Javanusa—Camat Sutera, Dailipal menggelar rapat koordinasi bersama seluruh wali nagari se-Kecamatan Sutera pada hari pertama aktif bekerja pasca pelantikan Rabu (7/1/2025).

Rapat tersebut menjadi langkah awal menyatukan arah penyelenggaraan pemerintahan nagari sekaligus memperkuat hubungan kelembagaan antar unsur pemerintahan.

Camat Sutera, Dailipal dalam arahannya menegaskan bahwa pasca Pilwana tidak boleh lagi ada sekat-sekat politik di tengah masyarakat.

Ia meminta seluruh wali nagari terpilih untuk segera mengakhiri dinamika politik dan fokus membangun kebersamaan demi pelayanan publik yang optimal.

“Pilwana sudah selesai. Tidak boleh ada lagi kubu-kubu politik di nagari. Semua elemen masyarakat harus dirangkul agar roda pemerintahan berjalan dengan baik,” katanya.

Menurut Dailipal, konsolidasi pemerintahan nagari merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas sosial dan efektivitas program pembangunan. Ia menilai evaluasi kinerja dapat dilakukan secara bertahap, namun persatuan dan komunikasi yang baik harus menjadi prioritas sejak awal masa jabatan.

Dailipal juga mengingatkan tugas dan wewenang wali nagari saat ini semakin kompleks. Tidak hanya berkutat pada administrasi pemerintahan, tetapi juga mencakup urusan kemasyarakatan, sosial, penanganan kebencanaan, hingga pembangunan infrastruktur.

Oleh karena itu, ia meminta para wali nagari untuk memahami peran dan tanggung jawab secara menyeluruh.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Kasi Pemerintahan Kecamatan Sutera, Iwal, serta seluruh wali nagari terpilih, di antaranya Jasnal (Nagari Koto Nan Tigo Utara Surantih), Rajunas (Nagari Aur Duri Surantih), Irwan Desrinaldi (Nagari Amping Parak), Dodi Saputra (Nagari Taratak), dan Suherfarmin (Nagari Koto Taratak).

Dalam forum itu, Dailipal juga menekankan agar program kerja nagari ke depan lebih berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia secara khusus meminta perhatian serius terhadap wilayah rawan bencana, terutama nagari yang berada di zona merah banjir dan longsor.

Baca Juga :  Tinjau Gerakan Pangan Murah, Wako Hendri Arnis: Ringankan Kebutuhan Pokok Warga

“Data nagari harus selalu diperbarui. Tanpa data yang akurat dan terkini, kebijakan yang diambil bisa tidak tepat sasaran,” ingatnya.

Pembahasan rapat juga mencakup agenda serah terima jabatan (Sertijab) antara wali nagari terpilih dengan penjabat wali nagari sebelumnya.

Proses sertijab meliputi administrasi pemerintahan, keberlanjutan program, serta pendataan aset nagari.

Lebih jauh dijelaskan aset yang belum dapat diserahterimakan secara menyeluruh dapat didata terlebih dahulu dan diselesaikan secara bertahap sesuai ketentuan.

Dalam sesi diskusi, sejumlah wali nagari terpilih menyampaikan kekhawatiran terkait keterbatasan anggaran Dana Desa (DD) yang tidak sebanding dengan ekspektasi masyarakat terhadap janji politik saat Pilwana.

Menanggapi hal tersebut, Dailipal menyampaikan transparansi menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan publik.

Ia menyebutkan pemerintah kecamatan siap membantu menjelaskan kondisi riil keuangan nagari kepada masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman.

“Masyarakat perlu diberikan pemahaman sejak awal tentang keterbatasan anggaran. Kejujuran dan keterbukaan akan mencegah munculnya anggapan ingkar janji,” kata Dailipal.

Selain itu, rapat juga membahas sejumlah persoalan teknis dan kelembagaan, seperti pengadaan seragam wali nagari dan TP PKK Nagari, serta permasalahan pengelolaan Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) yang saat ini masih mengalami kendala koordinasi dengan kelompok kerja (Pokja).

Rapat koordinasi pada hari pertama kerja tersebut diharapkan menjadi fondasi awal terwujudnya pemerintahan nagari yang solid, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah Kecamatan Sutera. (naurah)

Berita Terkait

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen
Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB