Cegah Kerusakan Bangunan, Tenaga Konstruksi Pesisir Selatan Diberi Pelatihan Profesional

Penulis -

Selasa, 18 November 2025 - 11:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pessel, Hendrajoni saat menyampaikan arahan. (Foto: Dok. Prokopim)

Bupati Pessel, Hendrajoni saat menyampaikan arahan. (Foto: Dok. Prokopim)

Pessel, Javanusa—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Selatan (Pessel) terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor konstruksi melalui kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi Tahun 2025.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Pessel, Hendrajoni di Hotel Hannah Painan, Selasa (18/11/2025).

Program ini dianggap strategis untuk menjamin profesionalitas tenaga kerja lokal dalam mendukung pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) itu, diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai kecamatan.

Kepala Dinas PUTR Pessel, Yusvianty, menyampaikan pelatihan dan sertifikasi ini merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah daerah untuk memastikan setiap pekerjaan konstruksi ditangani oleh tenaga profesional yang memiliki sertifikat keahlian.

Menurut Yusvianty, peningkatan kompetensi tenaga kerja konstruksi tidak hanya penting untuk memenuhi standar nasional, tetapi juga untuk menjaga mutu bangunan dan mencegah kesalahan teknis yang berpotensi menimbulkan kerugian.

“Pelatihan ini sekaligus menjadi ajang memperkuat kemampuan pekerja agar lebih kompeten, disiplin, dan memahami aturan teknis secara menyeluruh,” jelasnya.

Lebih lanjut, Yusvianty menegaskan kegiatan tersebut juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk mencetak SDM yang profesional, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

Ia berharap para peserta mampu menerapkan ilmu yang diperoleh di lapangan dengan tanggung jawab tinggi demi kemajuan daerah.

Bupati Pessel, Hendrajoni saat membuka pelatihan itu menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia menekankan kebutuhan tenaga kerja konstruksi yang kompeten semakin besar seiring percepatan pembangunan infrastruktur.

Pekerja konstruksi, menurutnya, harus memahami setiap spesifikasi teknis, bekerja sesuai prosedur, dan menegakkan integritas agar setiap hasil pembangunan dapat dipertanggungjawabkan secara profesional dan aman bagi masyarakat.

Baca Juga :  11 Pejabat Eselon II Pemkab Pessel Dilantik, Bupati Hendrajoni Dorong Pelayanan Publik Berkualitas

Hendrajoni dalam kesempata itu, juga menekankan pentingnya pengawasan ketat pada setiap proyek.

Ia mengingatkan seluruh peserta agar tidak tergoda melakukan praktik yang melanggar hukum, termasuk menerima suap atau mengurangi kualitas pekerjaan.

“Integritas adalah fondasi utama untuk menghasilkan pembangunan yang berkualitas, dan transparan, serta memberi manfaat bagi masyarakat luas,” katanya.

Dalam arahannya, Bupati menyoroti beberapa kasus kerusakan bangunan yang terjadi beberapa bulan setelah selesai dibangun.

Ia menilai hal tersebut terjadi akibat lemahnya pengawasan dan kurangnya disiplin dalam menerapkan standar konstruksi.

“Dengan adanya pelatihan ini, saya berharap kompetensi tenaga kerja meningkat, sehingga kualitas pembangunan dapat dijaga secara berkelanjutan,” jelasnya.

Lebih jauh dijelaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh anggaran, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang mengelolanya.

Dari itu ia berharap kepada para peserta bisa menjadi tenaga kerja profesional yang menjunjung tinggi etika, tanggung jawab, dan kompetensi.

“Saya berharap pelatihan ini menjadi momentum untuk membangun budaya kerja yang beretika, disiplin, dan profesional di sektor konstruksi, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya integritas dan kualitas dalam setiap proyek pembangunan,” tutupnya. (sus)

Berita Terkait

Maju ke Tingkat Nasional, Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang Pamerkan Segudang Inovasi Pelayanan dan Ekonomi
BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB