Cerita Paskibraka HUT ke-81 RI di Istana Merdeka: Haru, Bangga, hingga Doa untuk Keluarga

Penulis -

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Paskibraka HUT ke-81 RI saat menunaikan tugas pengibaran bendera Sang Merah Putih di Istana Merdeka. (Foto: BPMI Setpres)

Anggota Paskibraka HUT ke-81 RI saat menunaikan tugas pengibaran bendera Sang Merah Putih di Istana Merdeka. (Foto: BPMI Setpres)

Jakarta, Javanusa—Tugas di Istana Merdeka pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI meninggalkan pengalaman mendalam bagi para anggota Paskibraka.

Setelah menunaikan tugas dalam upacara penurunan bendera, mereka berbagi kisah tentang perjuangan, kebanggaan, doa, dan dukungan keluarga.

Salah satu pengalaman tersebut dirasakan Maharazthu Rizqhy Ramadhana Chubuyana, Paskibraka asal Provinsi Nusa Tenggara Barat. Ia mendapat kepercayaan sebagai pengerek bendera dalam Kelompok 8 saat Upacara Penurunan Bendera Negara Sang Merah Putih di Istana Merdeka, Senin (17/08/2026).

Posisi itu menjadi pencapaian istimewa bagi Maharazthu. Ia mengaku bahagia sekaligus terharu karena mendapat kesempatan menjalankan salah satu peran yang banyak diimpikan anggota Paskibraka.

“Perasaan saya tentu saja bahagia, bahagia terharu karena bisa sampai ke pasukan 8, yaitu pengerek bendera karena semua impian laki-laki yang Paskibraka pasti ingin jadi kelompok 8,” tuturnya.

Pengalaman serupa dirasakan Atanasius Meyllano Frans Yogar dari Provinsi Nusa Tenggara Timur. Ia dipercaya menjadi Komandan Kelompok 8 dalam prosesi penurunan Sang Merah Putih.

Jalani Seleksi dengan Doa

Atanasius mengaku tidak pernah memastikan dirinya akan mencapai posisi tersebut sejak mengikuti rangkaian seleksi. Ia memilih menjalani setiap tahapan dengan sungguh-sungguh dan menyerahkan hasil akhirnya kepada Tuhan.

“Ikut saja seleksi, mau sampai mana Tuhan kasih, pasti bersyukur dan menjalankan tugas yang baik,” ujarnya.

Menurut Atanasius, doa keluarga turut memberikan kekuatan selama menjalani proses sebagai Paskibraka tingkat nasional. Ia juga menyampaikan perhatian kepada keluarga dan masyarakat Nusa Tenggara Timur yang tengah menghadapi bencana gempa.

“Untuk Bapak Mama, saudara semua yang ada di NTT, yang sekarang terjadi bencana. Atanasius dari sini dan teman-teman turut berdoa dan mengucapkan turut berduka cita yang sebesar-besarnya karena terjadi gempa yang sangat besar di sana,” ucapnya dengan haru.

Baca Juga :  Guru Ngaji, Dai, Aktivis Islam dan Pegawai Ormas Islam Kini Bisa Punya Rumah Subsidi
Paskibraka Papua Bawa Baki

Kebanggaan juga dirasakan Neeltje Deliana Insjowi Werimon, Paskibraka asal Provinsi Papua. Dalam upacara penurunan bendera, ia mendapat kepercayaan sebagai pembawa baki.

Bagi Neeltje, tugas tersebut terasa semakin bermakna karena menjadi pengalaman pertamanya sebagai anggota Paskibraka. Ia juga tidak menyangka dapat menembus seleksi hingga tingkat nasional.

“Tentunya saya bahagia sekali dan tidak expect sekali karena ini pertama kali saya mengikuti Paskibra, bisa lulus tingkat nasional, bisa menjadi pembawa baki dan bisa membawa nama baik Provinsi Papua,” kata Neeltje.

Kesempatan membawa nama daerah di tingkat nasional membuat pengalaman tersebut menjadi kenangan penting bagi Neeltje.

Pembina Bangun Kedekatan Selama Latihan

Keberhasilan para Paskibraka menjalankan tugas juga tidak terlepas dari pendampingan para pembina dan komandan.

Kapten Pnb Bagus Setianto, Komandan Kompi pada Upacara Penurunan Bendera, menjadi salah satu sosok yang mendampingi mereka selama persiapan.

Menurut Bagus, proses latihan berlangsung sejak pagi hingga sore, bahkan terkadang berlanjut sampai malam. Selain menjaga kedisiplinan, para pembina juga membangun hubungan yang dekat dengan anggota Paskibraka.

“Selama latihan, tentunya banyak cerita. Kami latihan mulai dari pagi sampai sore, menjelang malam hari terkadang. Di situ banyak cerita yang kita laksanakan, selain tentunya kita juga harus dengan serius, tapi banyak canda tawa terhadap adik-adik. Kita juga harus mendekatkan diri tentunya kepada adik-adik biar pelaksanaan dapat berjalan dengan aman lancar,” kata Kapten Bagus.

Setelah seluruh rangkaian tugas selesai, pengalaman para Paskibraka tidak berhenti pada keberhasilan menjalankan prosesi upacara. Mereka membawa pulang kebanggaan, pengalaman berharga, serta doa untuk keluarga dan daerah masing-masing.

Bagi para Paskibraka HUT ke-81 Kemerdekaan RI, kesempatan bertugas di Istana Merdeka menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup mereka dan bekal untuk menghadapi masa depan. (*/BPMI Setpres)

Baca Juga :  Car Free Day Padang Digelar 5 April, Ini Aturan UMKM dan Jalur Darurat yang Harus Dipatuhi

Berita Terkait

Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat
Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Mahaputera kepada 7 Tokoh TNI, Ini Daftarnya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Pemko Padang Perkuat Pengelolaan Sampah Terpadu Lewat Gerakan Pilah Sampah dari Rumah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:53 WIB

Persiapan MTQ ke-42 Kota Padang Dimatangkan, 663 Kafilah Siap Bertanding

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:27 WIB

PWI Health Fun Run 5K Hadir di Mandeh, Gabungkan Olahraga dan Promosi Wisata

Berita Terbaru