Padang, Javanusa—Tim Juri I Padang Rancak Award (PRA) 2026 langsung bergerak ke Kecamatan Lubuk Kilangan, Rabu (29/4/2026). Kunjungan ini terasa “lucky” karena tim menemukan dua inovasi warga.
Ketua Tim Juri I PRA, Andri Rusta, menyebut inovasi dari dua RT di wilayah itu cukup menonjol. Ia menilai kreativitas warga memberi nilai tambah dalam penilaian lomba.
Inovasi Kaleng Bekas Jadi Taman Estetis
Saat mengunjungi Perumahan Pondok Ranah Minang Blok DD.03 RT03/RW06, Koto Lalang, tim juri melihat deretan kaleng bekas. Warga menyusun kaleng minuman itu rapi di taman depan rumah.
Tidak jauh dari lokasi, tim kembali menemukan kaleng cat semprot yang ditancapkan menyerupai pagar. Warga mengisi bagian dalam kaleng dengan tanah dan membiarkannya terbuka.
Ketua RT setempat, Azwar, menjelaskan kaleng itu akan dimanfaatkan untuk tanaman apotek hidup. Warga sengaja mengumpulkan berbagai jenis kaleng bekas agar tidak menjadi sampah.
“Kaleng susu, rokok, minuman, maupun cat kami kumpulkan supaya tidak terbuang,” ujar Azwar.
Ia menambahkan, penggunaan kaleng juga memperindah taman rumah dan mengurangi risiko pencurian pot tanaman.
Pirolisis Ubah Sampah Plastik Jadi BBM
Selain itu, tim juri menemukan inovasi lain di Padang Besi. Ketua RT setempat, Hadi Saputra, mengembangkan teknologi pirolisis untuk mengolah sampah plastik.
Hadi menjelaskan, inovasi ini mengubah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak. Ia memanfaatkan proses pemanasan tanpa oksigen pada suhu tinggi.
Dalam demonstrasi, Hadi memasukkan 3,5 kilogram sampah plastik ke dalam tong. Ia kemudian memanaskan tong tersebut menggunakan kompor hingga suhu 300–400 derajat Celsius.
Proses ini menghasilkan uap yang kemudian didinginkan menjadi bahan bakar cair. Dari 3,5 kilogram plastik, warga dapat menghasilkan sekitar satu liter BBM.
“Proses pemanasan berlangsung sekitar 1,5 jam hingga menghasilkan bahan bakar,” kata Hadi.
Penilaian Fokus pada Konsistensi dan Inovasi
Dua inovasi tersebut memberi nilai tambahan dalam penilaian PRA 2026. Pada tahap keempat, tim juri menilai konsistensi RT dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Tim juga mengukur sejauh mana inovasi dikembangkan oleh masing-masing RT.
Sebanyak 3.456 RT di Kota Padang mengikuti lomba ini. Setelah tahap ketiga, jumlah peserta menyusut menjadi 229 RT.
Panitia menjadwalkan pengumuman pemenang Padang Rancak Award 2026 pada 6 Mei 2026. (*/red)






