Javanusa.com—Johann Zarco menandai kembalinya ke MotoGP dengan hasil positif. Setelah absen sekitar tiga setengah bulan karena cedera, pembalap Castrol Honda LCR itu mampu meraih poin di MotoGP Aragon 2026.
Zarco tampil pada Michelin Grand Prix of Aragon di MotorLand Aragon. Ia mengamankan satu poin dari Sprint dan satu poin lainnya melalui balapan utama.
Zarco Lolos Pemeriksaan Medis
Comeback Zarco bermula setelah ia mengalami kecelakaan pada GP Catalunya Mei lalu. Cedera tersebut membuat pembalap Prancis itu harus menepi selama lebih dari tiga bulan.
Sebelum kembali turun lintasan, Zarco menjalani pemeriksaan medis. Ia kemudian mendapat izin untuk mengikuti FP1 pada Jumat (28/8).
Setelah sesi tersebut, tim medis kembali mengevaluasi kondisinya. Hasil pemeriksaan memastikan Zarco fit untuk mengikuti seluruh rangkaian GP Aragon.
Ia langsung menunjukkan performa kompetitif sejak sesi pertama. Zarco mencatat waktu terbaik 1 menit 48,649 detik dan menempati posisi ke-11.
Catatan tersebut hanya berjarak 0,009 detik dari posisi 10 besar. Performa itu menjadi sinyal positif setelah lama tidak mengendarai motor MotoGP.
Start dari Baris Ketiga
Zarco mempertahankan kecepatannya pada sesi berikutnya. Ia menutup rangkaian latihan Jumat di posisi ke-10 dan langsung lolos ke Q2.
Dalam kualifikasi, pembalap bernomor 5 itu mengamankan posisi start di baris ketiga. Catatannya terpaut 0,821 detik dari pembalap yang meraih pole position.
Pada Sprint Aragon, Zarco mengawali lomba dari posisi kesembilan. Ia memilih pendekatan hati-hati ketika melewati Tikungan 1.
Setelah itu, Zarco mulai meningkatkan kecepatannya. Ia mampu bertahan dalam persaingan 10 besar hingga finis di posisi kesembilan.
Hasil tersebut memberinya satu poin. Zarco juga hanya terpaut 1,546 detik dari Fermin Aldeguer yang finis di posisi keenam.
“Saya bisa mengendalikan kecepatan, menyalip, dan meraih beberapa poin. Saya sangat senang dengan hasil ini,” kata Zarco setelah Sprint.
Dua Long Lap Penalty di Balapan Utama
Balapan utama menghadirkan tantangan yang lebih berat. Zarco harus menuntaskan 23 lap sekaligus menjalani dua Long Lap Penalty.
Hukuman tersebut berkaitan dengan insiden kecelakaan yang terjadi pada GP Catalunya. Meski menghadapi penalti, Zarco tetap mampu menyelesaikan lomba.
Ia finis di posisi ke-15 dan kembali memperoleh satu poin. Dengan hasil tersebut, Zarco mengoleksi dua poin dalam akhir pekan comeback di Aragon.
“Saya datang ke sini untuk menjalani dua Long Lap Penalty dan mendapatkan kembali perasaan di atas motor. Itu adalah tujuan saya. Saya mendapatkan satu poin kemarin dan hari ini, dan itu luar biasa,” ujar Zarco.
Kembali Bangun Kepercayaan Diri
Bagi Zarco, hasil di Aragon tidak sekadar soal tambahan poin. Akhir pekan tersebut juga menjadi kesempatan untuk kembali merasakan kompetisi setelah periode pemulihan yang panjang.
Ia mengaku senang dapat kembali bekerja bersama tim. Zarco juga menilai kemampuannya memberikan masukan kepada kru menjadi salah satu hal penting dalam proses comeback.
“Saya sangat senang bisa kembali dan menjalani akhir pekan yang menyenangkan,” tutur Zarco.
Penampilannya di Aragon juga memberi gambaran positif mengenai proses pemulihan pembalap Prancis tersebut. Ia mampu menyelesaikan seluruh rangkaian balapan dan kembali menunjukkan kecepatan kompetitif.
Zarco Alihkan Fokus ke MotoGP San Marino
Setelah melewati comeback di Aragon, Zarco kini mengarahkan perhatian ke seri berikutnya. MotoGP akan berlanjut menuju GP San Marino di Sirkuit Misano.
Seri Misano menjadi kesempatan bagi Zarco untuk mengumpulkan lebih banyak data. Ia juga dapat melanjutkan proses latihan sekaligus membangun kembali momentum sebelum seri balapan di luar Eropa pada Oktober.
Dua poin dari Aragon menjadi modal awal bagi Zarco untuk melanjutkan musim MotoGP 2026. Fokus berikutnya adalah menjaga perkembangan kondisi fisik dan meningkatkan performa pada seri-seri berikutnya. (*)






