Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang melalui BPBD mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap cuaca ekstrem.
Berdasarkan prakiraan BMKG Minangkabau kondisi cuaca di Sumbar hari ini akan mengalami variasi yang cukup signifikan sepanjang hari. Mulai dari kondisi cerah berawan hingga potensi cuaca ekstrem di beberapa daerah.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan kondisi cuaca ekstrem berpotensi memicu berbagai bencana hidrometeorologi. Karena itu, warga diminta lebih berhati-hati saat beraktivitas, terutama di daerah yang rawan bencana.
“Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas, terutama dalam mengantisipasi potensi dampak bencana hidrometeorologi seperti genangan air, banjir bandang, hingga tanah longsor di wilayah yang rawan,” ujar Hendri Zulviton.
Siapkan Langkah Antisipasi
Selain meningkatkan kewaspadaan, BPBD juga mengajak setiap keluarga melakukan langkah antisipasi secara mandiri. Salah satunya dengan rutin memeriksa kondisi lingkungan dan memastikan saluran drainase di sekitar rumah tetap bersih agar aliran air tidak terhambat.
Selama hujan masih berlangsung, warga juga disarankan mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak memiliki keperluan mendesak. Langkah tersebut dinilai penting untuk meminimalkan risiko akibat cuaca buruk.
“Warga disarankan untuk tetap tenang, membatasi aktivitas di luar ruangan jika tidak mendesak, dan terus mengikuti perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi guna memastikan keamanan bersama selama hujan berlangsung,” kata Hendri.
Pengendara agar Lebih Berhati-hati
BPBD Padang turut mengingatkan pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan selama berkendara. Jalan yang licin akibat hujan serta potensi pohon tumbang karena angin kencang menjadi ancaman yang perlu diantisipasi.
“Pengendara yang sedang dalam perjalanan diminta untuk lebih berhati-hati terhadap jalan yang licin serta potensi pohon tumbang akibat hembusan angin,” ujar Hendri.
Sementara itu, BPBD Padang terus memantau perkembangan kondisi cuaca di lapangan. Masyarakat juga diminta segera melaporkan kejadian darurat melalui kanal pengaduan resmi agar petugas dapat memberikan penanganan secepat mungkin. (*)






