Padang, Javanusa—Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Kota Padang mencatat pertumbuhan awan hujan yang sangat masif di wilayah barat Pulau Sumatera pada Jumat (2/1/2026).
Kondisi ini berpotensi memicu hujan lebat dalam beberapa hari ke depan di Kota Padang.
Menindaklanjuti data tersebut, Wali Kota Padang, Fadly Amran, menginstruksikan seluruh jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Padang untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan bencana hidrometeorologi.
“Data dari Pusdalops menunjukkan pertumbuhan awan hujan sangat tinggi. Ini berpotensi menimbulkan hujan lebat sejak hari ini hingga beberapa hari ke depan. Kota Padang yang belum pulih sepenuhnya harus kembali siaga bersama,” tegas Fadly Amran.
Ia juga mengungkapkan hujan yang mengguyur sejak Kamis malam hingga Jumat siang telah menyebabkan terputusnya akses jalan di kawasan Batu Busuk Kami masih menunggu data lengkap di lapangan, namun seluruh personel Pemko Padang sudah standby dan melakukan penanganan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang menyatakan pihaknya telah menempatkan personel di sejumlah titik rawan bencana sebagai langkah antisipasi.
“Personel BPBD sudah siaga di wilayah Koto Tangah, Pauh, Kuranji, dan Nanggalo bersama pihak kecamatan. Beberapa permintaan evakuasi warga juga sedang dalam proses penanganan,” katanya.
Pemko Padang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, menghindari wilayah rawan longsor dan banjir, serta segera melaporkan kondisi darurat kepada pihak berwenang. (*/red)






