Padang, Javanusa—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sejumlah wilayah Sumatera Barat (Sumbar) didominasi kondisi berawan pada Rabu (3/6/2026).
Meski cuaca relatif stabil, suhu udara di masing-masing daerah menunjukkan perbedaan yang cukup signifikan.
Berdasarkan prakiraan BMKG, Kota Bukittinggi menjadi wilayah dengan suhu udara paling rendah di Sumbar hari ini. Suhu di kota yang berada di kawasan dataran tinggi tersebut diperkirakan berkisar antara 19 hingga 25 derajat Celsius. Sementara itu, tingkat kelembapannya mencapai 69 hingga 99 persen.
Di sisi lain, suhu tertinggi diprediksi terjadi di Kota Sawahlunto. BMKG memperkirakan suhu udara di daerah tersebut berada pada rentang 24 hingga 31 derajat Celsius. Adapun tingkat kelembapannya berkisar antara 57 hingga 93 persen.
Cuaca Padang dan Solok Berawan
Di Kota Padang, cuaca berawan diprakirakan berlangsung sepanjang hari. Suhu udara di ibu kota Provinsi Sumbar itu berada pada kisaran 23 hingga 28 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan 72 hingga 95 persen.
Selanjutnya, kondisi serupa juga diprediksi terjadi di Kota Solok. Wilayah tersebut diperkirakan mengalami cuaca berawan dengan suhu udara 22 hingga 28 derajat Celsius. Sementara itu, kelembapan udara berkisar antara 62 hingga 94 persen.
Padang Panjang Tetap Sejuk
Adapun Kota Padang Panjang diprakirakan tetap memiliki suhu yang sejuk. Suhu udara di kota ini berada pada rentang 20 hingga 25 derajat Celsius, sedangkan tingkat kelembapannya mencapai 72 hingga 99 persen.
Di Kota Payakumbuh, suhu udara diperkirakan berkisar antara 21 hingga 29 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan 60 hingga 95 persen. Sementara itu, Kota Pariaman diprediksi memiliki suhu udara antara 26 hingga 30 derajat Celsius dengan kelembapan 71 hingga 96 persen.
Faktor Geografis Pengaruhi Perbedaan Suhu
Perbedaan suhu di berbagai daerah tersebut dipengaruhi oleh kondisi geografis Sumbar yang beragam. Kawasan dataran tinggi seperti Bukittinggi dan Padang Panjang umumnya memiliki suhu lebih rendah dibandingkan wilayah pesisir maupun daerah dataran rendah.
Karena itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca sebelum beraktivitas. Imbauan tersebut terutama ditujukan bagi warga yang memiliki agenda perjalanan atau kegiatan di luar ruangan.
Meskipun cuaca secara umum diprakirakan berawan, tingkat kelembapan yang cukup tinggi di sejumlah wilayah tetap perlu menjadi perhatian. Dengan demikian, masyarakat dapat menjaga kondisi kesehatan dan menyesuaikan aktivitas sesuai kondisi cuaca yang berkembang. (*/red)






