Cuaca Sumbar Masih Sulit Diprediksi, Gubernur Mahyeldi Imbau Warga Tetap Waspada

Penulis -

Selasa, 6 Januari 2026 - 17:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Mahyeldi memimpin FGD penanganan infrastruktur dan kebutuhan dasar pascabencana di Auditorium Gubernuran Sumbar, Senin (5/1/2026). (Foto: ADPSB)

Gubernur Mahyeldi memimpin FGD penanganan infrastruktur dan kebutuhan dasar pascabencana di Auditorium Gubernuran Sumbar, Senin (5/1/2026). (Foto: ADPSB)

Padang, Javanusa—Cuaca Sumbar masih sulit diprediksi meski wilayah ini telah melewati puncak musim hujan.

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.

Mahyeldi menyebutkan, puncak musim hujan memang terjadi pada November hingga Desember 2025. Namun, dinamika atmosfer membuat cuaca Sumbar belum sepenuhnya stabil.

“Cuaca ini belum sepenuhnya stabil. Karena itu, masyarakat tetap perlu waspada dan siaga,” kata Mahyeldi saat memimpin Focus Group Discussion (FGD) penanganan infrastruktur dan kebutuhan dasar pascabencana di Auditorium Gubernuran Sumbar, Senin (5/1/2026).

Ia menegaskan, fluktuasi cuaca perlu disikapi serius oleh semua pihak. Kesiapsiagaan menjadi kunci untuk menekan dampak bencana.

Dampak Sungai Dangkal dan Infrastruktur Rusak

Berdasarkan kajian tim teknis Pemprov Sumbar, hujan berintensitas tinggi berpotensi memperparah kondisi sungai. Sejumlah aliran sungai mengalami pendangkalan dan kerusakan tanggul.

Selain itu, beberapa fasilitas pengendali banjir belum pulih sepenuhnya pascabencana sebelumnya. Kondisi ini meningkatkan risiko luapan air saat hujan deras.

Mahyeldi menekankan, kewaspadaan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Partisipasi aktif masyarakat sangat menentukan keselamatan bersama.

Ia meminta warga rutin memantau informasi cuaca dan peringatan dini dari BMKG. Langkah ini penting untuk mengantisipasi potensi bencana sejak dini.

“Keselamatan masyarakat adalah yang utama. Edukasi dan kewaspadaan bersama sangat menentukan,” ujarnya.

Alur Informasi Harus Cepat dan Jelas

Gubernur juga menyoroti pentingnya kecepatan penyampaian informasi hingga ke tingkat bawah. Informasi yang jelas dinilai mampu mencegah kepanikan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan.

Dengan koordinasi yang baik, risiko bencana diharapkan dapat ditekan. Dampak terhadap masyarakat pun bisa diminimalkan.

Hadir dalam FGD tersebut unsur Forkopimda Sumbar, bupati dan wali kota yang mengikuti secara daring, serta Forkopimda kabupaten/kota. Sejumlah kementerian dan instansi teknis juga terlibat.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Sumbar 9 Mei 2026: Padang Diguyur Hujan, Bukittinggi Bukittinggi Diselimuti Kabut

Hadir pula perwakilan BMKG, PLN, Balai Wilayah Sungai, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional, Balai Cipta Karya, Bappenas, serta UPT di bawah Kementerian PUPR dan Kementerian Perumahan dan Permukiman. (*/adpsb)

Berita Terkait

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen
Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru