Dari Perjuangan Marsinah, Presiden Prabowo Tekankan Semangat Keadilan Sosial

Penulis -

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo meninjau Museum Ibu Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). (Foto: BPMI Setpres)

Presiden Prabowo meninjau Museum Ibu Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). (Foto: BPMI Setpres)

Jakarta, Javanusa—Presiden Prabowo Subianto menegaskan bangsa Indonesia berdiri di atas falsafah Pancasila.

Menurut Presiden, semangat kekeluargaan dalam Pancasila menjadi dasar negara untuk melindungi rakyat kecil, termasuk kaum buruh.

“Sesungguhnya peristiwa Marsinah yang dibunuh secara keji karena memperjuangkan kaum buruh pabrik suatu perusahaan, sesungguhnya sama sekali tidak perlu terjadi, karena negara kita, kita dirikan dengan falsafah dasar Pancasila,” ujar Presiden saat meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Presiden menjelaskan para pendiri bangsa telah meletakkan dasar negara yang mempersatukan Indonesia di tengah keberagaman suku, agama, bahasa, dan ras.

Ia menilai sila keadilan sosial dan amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 menegaskan bahwa perekonomian Indonesia dibangun atas asas kekeluargaan. Menurut Presiden, pihak yang kuat harus membantu masyarakat yang lemah.

“Buruh adalah anak-anak bangsa. Petani, tani adalah anak bangsa. Nelayan anak bangsa. Semuanya, para pemimpin, para politisi, para birokrat hanya petugas, hanya penerima mandat, hanya mereka yang diberi kepercayaan untuk mimpin semuanya,” katanya.

Prabowo Soroti Pengorbanan Marsinah

Dalam peresmian itu, Presiden juga melihat langsung kondisi kamar Marsinah yang tetap dipertahankan seperti semula. Kondisi tersebut menjadi pengingat atas perjuangan dan pengorbanan Marsinah.

“Saya lihat perjuangan beliau dan saya prihatin dengan peristiwanya. Bahwa ada seorang, pimpinan, ada seorang pimpinan pengusaha yang punya pemikiran-pemikiran yang jahat demi keuntungan yang besar. Ini tidak sesuai dengan dasar berdirinya Republik kita,” ujar Presiden.

Presiden kemudian mengajak seluruh pelaku usaha membangun semangat “Indonesia Incorporated.” Melalui pandangan tersebut, seluruh rakyat Indonesia dianggap sebagai pemegang saham atas kekayaan bangsa.

Karena itu, negara wajib memastikan kekayaan nasional dapat dinikmati seluruh rakyat secara adil.

Baca Juga :  Presiden Prabowo: Program Makan Bergizi Gratis Adalah Investasi untuk Masa Depan Bangsa

“Bukan sebaliknya. Bukan pemimpin, bukan pejabat, bukan mereka yang dipilih malah berkolusi untuk menghilangkan hak rakyat atas kekayaan seluruh Indonesia. Ini perjuangan kita bersama,” tuturnya.

“Jadi kita terbuka. Ayo, sama-sama. Ini perjuangan kita bersama dan ini lambangnya adalah Ibu Marsinah,” tandasnya. (*/BPMI Setpres)

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru