Dian Puspita Kukuhkan Bunda PAUD se-Kota Padang, Tekankan Pendidikan Karakter Anak

Penulis -

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bunda PAUD Kota Padang, Dian Puspita Fadly Amran sat pengukuhan Bunda PAUD Kecamatan se-Kota Padang di Balai Kota Padang, Sabtu (31/10/2026). (Foto: Pemko Padang)

Bunda PAUD Kota Padang, Dian Puspita Fadly Amran sat pengukuhan Bunda PAUD Kecamatan se-Kota Padang di Balai Kota Padang, Sabtu (31/10/2026). (Foto: Pemko Padang)

Padang, Javanusa—Bunda PAUD Kota Padang, Dian Puspita Fadly Amran, meminta seluruh Bunda PAUD kecamatan memperkuat peran dalam membangun karakter anak sejak usia dini.

Ia menegaskan bahwa pendidikan prasekolah tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca, menulis, dan berhitung (calistung).

Pesan tersebut disampaikan Dian saat mengukuhkan Bunda PAUD Kecamatan se-Kota Padang di Balai Kota Padang, Sabtu (31/10/2026).

Pengukuhan ini sekaligus memperkuat komitmen pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung pendidikan, perlindungan, serta tumbuh kembang anak.

Dian menilai masa usia dini sebagai periode penting untuk membangun karakter, kemampuan, dan kebiasaan positif. Karena itu, layanan PAUD perlu menghadirkan lingkungan belajar yang aman, sehat, menyenangkan, dan sesuai dengan tahap perkembangan anak.

“Masa usia dini merupakan fase krusial dalam pembentukan karakter, kemampuan, dan kebiasaan anak. Layanan PAUD harus mampu menghadirkan ruang bermain, bereksplorasi, dan berinteraksi yang menyenangkan sesuai tahap perkembangan anak tanpa beban tuntutan yang melampaui usianya,” ujar Dian Puspita.

Bunda PAUD Perkuat Kolaborasi dengan Keluarga dan Masyarakat

Dian meminta para Bunda PAUD kecamatan yang baru dikukuhkan menjadi penghubung antara satuan pendidikan, keluarga, masyarakat, dan pemerintah.

Menurutnya, peran tersebut penting untuk memastikan setiap anak memperoleh kesempatan belajar yang setara. Ia juga menekankan perlunya layanan PAUD yang inklusif dan ramah anak, termasuk bagi anak yang membutuhkan dukungan khusus.

Selain memperluas akses pendidikan, Dian mengarahkan seluruh pengurus dan kader untuk menjalankan dua agenda strategis di tingkat kecamatan.

Dukung Wajib Belajar 13 Tahun Sejak Prasekolah

Agenda pertama berkaitan dengan keberhasilan Program Wajib Belajar 13 Tahun. Dian menegaskan bahwa fondasi pendidikan perlu dibangun sejak prasekolah sebagai persiapan anak memasuki jenjang Sekolah Dasar (SD).

Baca Juga :  Gerakan Pilah Sampah Resmi Dimulai, Menteri LH Ajak Warga Jaga Jakarta Tetap Bersih

Bunda PAUD kecamatan diharapkan turun langsung ke lapangan untuk merangkul pendidik dan memahami kebutuhan satuan PAUD. Keterlibatan orang tua dalam pengasuhan serta pendidikan anak juga perlu terus ditingkatkan.

Dian mengingatkan keberhasilan pendidikan usia dini tidak semata-mata ditentukan oleh kemampuan calistung. PAUD harus membantu anak mengembangkan karakter, kemandirian, rasa percaya diri, serta kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari.

Penanganan Anak Tidak Sekolah Jadi Prioritas

Agenda kedua menyasar penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS). Dian meminta Bunda PAUD kecamatan memperkuat koordinasi dengan Pokja Bunda PAUD, camat, lurah, pengurus RT/RW, kader PKK, dan tokoh masyarakat.

Kolaborasi tersebut bertujuan mendata anak yang belum mengakses pendidikan atau terpaksa berhenti sekolah. Tim juga perlu mengidentifikasi kendala yang dihadapi keluarga agar dapat memfasilitasi anak kembali memperoleh layanan pendidikan.

Melalui pendataan dan pemetaan yang tepat, pemerintah daerah bersama masyarakat diharapkan dapat menemukan solusi sesuai kebutuhan setiap anak.

Pendidikan Anak Harus Terintegrasi dengan Kesehatan dan Gizi

Dian turut menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam penyelenggaraan PAUD. Pendekatan ini mencakup kesehatan, pemenuhan gizi, kebersihan, perlindungan, dan pengasuhan anak secara terpadu.

Ia menilai keberhasilan program PAUD tidak cukup diukur dari jumlah kegiatan yang terlaksana. Manfaat nyata bagi anak dan keluarga harus menjadi tolok ukur utama.

“Mari kita bergerak bersama, turun ke lapangan, dan membuka ruang dialog dengan masyarakat. Melalui kolaborasi yang kuat, kita optimis dapat mengantarkan anak-anak Kota Padang tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia,” pungkasnya.

Hadir dalam pengukuhan Bunda PAUD Kecamatan se-Kota Padang Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Yopi Krislova, Kepala DP3AP2KB Boby Firman, Kepala Disdukcapil Ances Kurniawan, serta seluruh camat se-Kota Padang. (*)

Baca Juga :  MTQ ke-42 Kuranji Padang Resmi Dibuka, Perkuat Karakter Generasi Muda Berbasis Smart Surau

Berita Terkait

Buka Festival Nasyid Sumbar 2026, Maigus Nasir Dorong Penguatan Dakwah Generasi Muda
Pengurus Bundo Kanduang Tuah Sakato Sumbar Dikukuhkan, Perkuat Peran Perempuan Minangkabau
Dinsos Padang Pulangkan Keluarga Terlantar dari Bogor, Tujuh Anak Diupayakan Kembali Bersekolah
Maigus Nasir Ajak Pemuda Manfaatkan Teknologi dan Perkuat Persatuan
Nagari Creative Hub Sungai Duo Diluncurkan, Vasko dan Annisa Dorong UMKM Dharmasraya Tembus Pasar Digital
Fadly Amran Tinjau Progres Pembangunan Infrastruktur Jalan dan Drainase di Padang
Pemko Padang Gandeng LAN Sumbar, Siapkan Satgas Pencegahan Narkoba
Pendaftaran Perlinsos Koto Tangah Tembus 25.158 KK, Target 40 Persen hingga Akhir 2026

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:26 WIB

Kemenhaj Perkuat Transformasi Layanan Haji dengan Tiga Pilar: Humanis, Profesional, dan Adaptif

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, Cek Status Keberangkatan di Sini

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:07 WIB

Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April

Berita Terbaru