Dinkes Pessel Gelar Sosialisasi Pengendalian Penyakit, Bupati Tekankan Tindakan Antisipatif

Penulis -

Rabu, 22 Oktober 2025 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para peserta mengikuti Sosialisasi Pengendalian Penyakit di Hannah Hotel Painan. (Foto: Dok. Kominfo)

Para peserta mengikuti Sosialisasi Pengendalian Penyakit di Hannah Hotel Painan. (Foto: Dok. Kominfo)

Pessel, Javanusa—Bupati Pesisir Selatan (Pessel), Hendrajoni membuka secara resmi Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengendalian Penyakit.

Kegiatan yang digelar Rabu (22/10) oleh Dinas Kesehatan di Hannah Hotel Painan itu, bertujuan untuk memperkuat sistem deteksi dan respon terhadap potensi wabah penyakit.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari 21–22 Oktober 2025, dan diikuti oleh 87 peserta yang terdiri dari tenaga surveilans bidang kesehatan, dan 21 kepala puskesmas dari seluruh kecamatan di Pessel.

Dalam pertemuan itu, para peserta juga melakukan penyusunan dokumen rencana kontinjensi sebagai strategi penanganan kejadian luar biasa (KLB) penyakit menular.

Sebab dokumen itu menjadi pedoman penting agar penanganan wabah bisa dilakukan secara cepat, terarah, dan sesuai prosedur.

Kepala Dinas Kesehatan Pessel, Agustina Ramadhani dalam laporannya menjelaskan kegiatan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi berbagai ancaman penyakit.

Kegiatan ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan serta Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2024 tentang Wabah.

“Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi kami untuk menyiapkan dokumen kontijensi pengendalian penyakit di Pesisir Selatan, sehingga penanganan dapat dilakukan cepat dan terarah apabila terjadi KLB,” ujar Agustina.

Berdasarkan hal itu, sehingga pihaknya menghadirkan narasumber dari Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI. Yakni Sarikasi Hareva, SKM, M Epid, dan Ratna Diliana Saga, SKM, M PH. Selain itu, hadir pula Yusmaidar, SKM, perwakilan dari Balai Karantina Padang.

Selain sesi koordinasi dan sosialisasi, kegiatan ini juga mencakup penilaian terhadap kinerja surveilans kesehatan, serta diakhiri dengan pemberian sertifikat kepada seluruh peserta.

Dalam sambutannya, Bupati Hendrajoni menegaskan Pesisir Selatan memiliki tantangan tersendiri dalam pengendalian penyakit karena wilayahnya yang luas dan jumlah penduduk yang tersebar di 182 nagari.

Baca Juga :  Irman Sasrianto Nilai HJK ke-78 Momentum Strategis Percepat Kemajuan Pessel

“Daerah ini memiliki wilayah yang panjang dan penduduk yang banyak, tersebar dari utara ke selatan, sehingga sangat rentan terhadap ancaman penyakit,” ujarnya.

Dari itu bupati menekankan pentingnya antisipasi dini sebelum wabah terjadi, serta perlunya respon cepat yang berbasis regulasi hukum yang kuat.

“Dengan adanya dasar hukum yang jelas, pemerintah daerah dapat bergerak cepat melalui dinas terkait bila terjadi KLB. Sebelum wabah terjadi, tindakan antisipatif harus dilakukan segera,” tegas Hendrajoni.

Tidak hanya menyoroti aspek teknis, Hendrajoni juga mengingatkan pentingnya kebersihan lingkungan kerja, terutama di fasilitas pelayanan kesehatan.

Ia menyampaikan kebersihan puskesmas bukan hanya soal estetika, melainkan bagian dari upaya preventif terhadap penyebaran penyakit.

“Saya tidak segan mengambil tindakan tegas bila menemukan kondisi puskesmas yang tidak bersih,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan akan terbangun kapasitas SDM kesehatan yang lebih andal, jejaring kerja lintas sektor yang lebih kuat, serta terciptanya daerah yang tangguh dalam menghadapi penyakit menular maupun tidak menular. (yoniks)

Berita Terkait

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba
Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:20 WIB

MUI Sesalkan Konser Andrea Bocelli Tetap Digelar, Minta Pemerintah Tinjau Ulang Izin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Erick Yusuf: Film Buya Hamka Jadi Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Sinopsis Film Laut Bercerita dan The Doll Ghawiah, Dua Film Lokal Terbaru Tayang Hari Ini!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Bunga Nafisa dan Deandra Nadira Rilis Single Dar Der Dor Ser, Usung Musik Endikup

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Lewat Merayu Waktu, Eltasya Angkat Kisah Sulit Melepaskan Masa Lalu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Gandeng LDR Team, Lindee Cremona Rilis Single Dewasaku Membanggakanmu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Ruth Garcia Rilis Lagu Salahkah, Ungkap Pergulatan Batin Usai Dikhianati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:05 WIB

AI Mampu Bikin Film, Nezar Patria Soroti Tantangan Baru Sensor Film

Berita Terbaru