Padang, Javanusa—Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang menyiapkan manajemen rekayasa lalu lintas (MRLL) untuk mendukung kelancaran rangkaian Hari Jadi (HJK) Kota Padang ke-357 pada 6–10 Agustus 2026.
Rekayasa tersebut bertujuan mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat dan wisatawan di sejumlah lokasi penyelenggaraan kegiatan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang, Yudi Indra Syani, mengatakan ia telah menyusun skema pengaturan arus lalu lintas, transmisi kendaraan, hingga penataan lokasi parkir pada setiap titik kegiatan.
Rekayasa Lalu Lintas Festival Telong-Telong
Yudi mengatakan untuk Festival Telong-Telong di kawasan Pantai Padang pada 6 Agustus 2026, Dishub akan menutup sisi barat Jalan Samudera mulai pukul 18.30 hingga 00.00 WIB.
Selama penutupan berlangsung, sisi timur Jalan Samudera akan menerapkan sistem satu arah sekaligus parkir paralel bagi pengunjung.
Selanjutnya, petugas mengalihkan akses menuju kawasan tersebut melalui Jalan Purus I hingga Jalan Purus V. Skema ini bertujuan menjaga kelancaran arus kendaraan selama kegiatan berlangsung.
Pengaturan Arus di Batang Arau
Pada pelaksanaan Xploria Padang dan Padang Gastronomy Market di kawasan Batang Arau pada 7–10 Agustus 2026, Dishub akan menutup akses menuju Jalan Batang Arau dari Simpang TIKI dan Simpang Padangsche mulai pukul 15.00 hingga 00.00 WIB.
Pengendara dari Jalan Nipah dan Jalan Pulau Karam akan diarahkan menuju Jalan Bandar Pulau Karam. Sementara itu, kendaraan yang menuju Jembatan Siti Nurbaya akan melalui Jalan Klenteng.
Pengaturan Saat Peresmian Jembatan Hildesheim
Dishub juga menyiapkan pengaturan lalu lintas saat peresmian Jembatan Hildesheim dan kegiatan penanaman pohon pada 7 Agustus 2026.
Tamu undangan akan menuju lokasi melalui Jembatan Siti Nurbaya hingga titik penurunan penumpang (drop zone). Setelah itu, kendaraan akan diparkir di kawasan sekitar Masjid Amal melalui Jalan Palinggam dan Jalan Seberang Palinggam.
Delapan Puluh Personil Kawal BOM Lari 2026
Selain itu, Dishub juga menyiapkan pengamanan dan pengaturan lalu lintas pada ajang Blue Ocean Minang (BOM) Run 2026 yang berlangsung pada 7–9 Agustus 2026. Puncak lomba Agustus akan digelar pada 9 2026.
Sebanyak 80 personel Dinas Perhubungan akan bersiaga di sejumlah persimpangan utama. Mereka akan mengawal rute kategori 21K, 10K, 5K, 2K, hingga 1K agar pelaksanaan lomba berlangsung aman dan tertib.
Yudi menegaskan seluruh rekayasa lalu lintas disusun agar setiap rangkaian kegiatan Hari Jadi Kota Padang ke-357 berjalan lancar tanpa mengganggu mobilitas masyarakat secara signifikan.
“Seluruh masyarakat Kota Padang dan wisatawan akan menikmati rangkaian Hari Jadi Kota Padang ke-357. Pemerintah Kota Padang kembali menghadirkan Taste of Padang Experience dengan berbagai kegiatan menarik, mulai dari BOM Run, Festival Telong-Telong, Xploria Padang, Padang Gastronomy Market, hingga agenda lainnya sebagai bagian dari upaya mendukung Padang menjadi kota gastronomi dunia,” kata Yudi di Kantor Dishub Kota Padang, Kamis (30/7/2026).
Ia menambahkan Dinas Perhubungan berkomitmen mendukung seluruh rangkaian kegiatan melalui pengaturan sirkulasi lalu lintas, manajemen rekayasa lalu lintas, dan penataan perparkiran.
“Kami dari Dinas Perhubungan tentu mendukung seluruh aktivitas event di Kota Padang ini. Yang paling utama adalah memastikan pengaturan sirkulasi lalu lintas, manajemen rekayasa lalu lintas, serta perparkiran bagi pengunjung berjalan dengan baik. Insyaallah seluruh event akan kami dukung melalui rekayasa lalu lintas sehingga dapat mengurangi dampak kemacetan dan seluruh kegiatan berlangsung lancar,” ujarnya.
Dishub Imbau Masyarakat Patuhi Rekayasa Lalu Lintas
Dinas Perhubungan Kota Padang mengimbau masyarakat agar mematuhi rambu sementara, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta menyesuaikan rute perjalanan selama rangkaian Hari Jadi Kota Padang ke-357 berlangsung.
Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga keamanan, kenyamanan, dan kenyamanan lalu lintas selama seluruh agenda berlangsung. (*)






