Ditjen Migas Dorong Uji Teknis Bobibos, Ditjen Migas Pastikan Statusnya Masuk BBM atau BBN

Penulis -

Sabtu, 25 April 2026 - 17:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ditjen Migas Kementerian ESDM kembali memanggil produsen Bobibos, PT Inti Sinergi Formula untuk melanjutkan pembahasan kelayakan produk bahan bakar alternatif untuk konsumen. (Foto: Kementerian ESDM)

Ditjen Migas Kementerian ESDM kembali memanggil produsen Bobibos, PT Inti Sinergi Formula untuk melanjutkan pembahasan kelayakan produk bahan bakar alternatif untuk konsumen. (Foto: Kementerian ESDM)

Jakarta, Javanusa—Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian ESDM kembali memanggil produsen Bobibos, PT Inti Sinergi Formula. Langkah ini bertujuan melanjutkan pembahasan kelayakan produk bahan bakar alternatif untuk konsumen.

Ditjen Migas terus mengawal inovasi bahan bakar karya anak bangsa. Upaya ini menjadi bagian dari strategi memperkuat kemandirian energi nasional.

Direktur Teknik dan Lingkungan Migas Noor Arifin Muhammad menyebutkan, pemanggilan tersebut merupakan tindak lanjut pertemuan sebelumnya. Pertemuan awal berlangsung pada 14 April 2026.

Ia menjelaskan, pembahasan kali ini fokus pada rencana pengujian laboratorium. Selain itu, Ditjen Migas ingin memastikan standar dan klasifikasi produk sebelum digunakan secara luas.

“Kami memanggil kembali PT Inti Sinergi Formula di Kantor Ditjen Migas. Pertemuan ini untuk mematangkan rencana pengujian dan memastikan klasifikasi produk,” ujarnya di Jakarta, Kamis (23/4).

Penentuan Kategori BBN atau BBM

Noor meminta pihak Bobibos segera menjalankan pengujian teknis. Tujuannya untuk menentukan apakah produk tersebut masuk kategori Bahan Bakar Nabati (BBN) atau Bahan Bakar Minyak (BBM).

Ia menegaskan, Lemigas akan menangani seluruh proses pengujian secara teknis. Sementara itu, Bobibos harus aktif menindaklanjuti setiap tahapan agar proses berjalan akuntabel.

Tahapan Pengujian Ikuti Standar Internasional

Pada tahap awal, Lemigas mengambil sampel produk sesuai standar ASTM D4057. Pengambilan sampel dilakukan langsung dari tangki penyimpanan.

Langkah ini menjadi dasar penting dalam rangkaian pengujian lanjutan. Dengan demikian, hasil uji dapat mencerminkan kualitas produk secara akurat.

Bobibos Siap Ikuti Proses Uji

PT Inti Sinergi Formula menyatakan siap berkoordinasi dengan Lemigas. Perusahaan tersebut akan memenuhi seluruh kebutuhan teknis selama proses pengujian berlangsung.

Sebelumnya, Bobibos telah melakukan identifikasi internal. Namun, hasilnya menunjukkan bahwa spesifikasi produk belum memenuhi beberapa parameter standar BBN maupun BBM.

Baca Juga :  Telkomsel Catat Pertumbuhan Trafik Broadband 17,95%, Sukses Sambungkan Semangat Pelanggan Selama Nataru 2024/2025
Pemerintah Tekankan Aspek Keamanan Konsumen

Pemerintah menyambut positif setiap inovasi bahan bakar alternatif. Inovasi ini dinilai dapat memperkuat ketahanan energi nasional di tengah ketidakpastian global.

Meski demikian, pemerintah tetap menekankan pentingnya prosedur teknis. Setiap produk harus memenuhi standar agar aman digunakan masyarakat.

Rangkaian pengujian wajib berlangsung dalam pengawasan ketat. Prosedur ini bertujuan mencegah risiko kerusakan mesin dan memberikan kepastian hukum bagi konsumen jika terjadi ketidaksesuaian produk. (*/red)

Berita Terkait

Fadly Amran Lantik Indra Noferi sebagai Dewas Perumda PSM Padang
Tekan Inflasi dan Lonjakan Harga Cabai, Pemko Padang Gelar Gerakan Pangan Murah di Batang Arau
Fadly Amran Sambut Investasi Green SM Rp500 Miliar, Taksi Listrik Segera Hadir di Padang
Maigus Nasir Resmikan Kampung Budi Daya Ikan Air Tawar di Kelurahan Pisang, 53 Keluarga Terima Bantuan
Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung
Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain
Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan
Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB