DLH Padang Kebut Penanganan 3.327 Ton Sampah Pasca Bencana

Penulis -

Senin, 1 Desember 2025 - 00:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas DLH Padang sedang bekerja membersihkan sampah pasca bencana di Pantai Padang. (Foto: DLH Padang)

Petugas DLH Padang sedang bekerja membersihkan sampah pasca bencana di Pantai Padang. (Foto: DLH Padang)

Padang, Javanusa—Bencana alam yang melanda Kota Padang tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga tumpukan sampah dalam jumlah besar.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang mencatat, total sampah pasca bencana mencapai sekitar 3.327 ton. Angka ini terdiri dari backlog sampah lima hari, sampah spesifik bencana dari permukiman terdampak, serta kayu gelondongan dalam jumlah besar yang terbawa dari hulu sungai.

Untuk mempercepat pemulihan, DLH Kota Padang mulai mengintensifkan pembersihan sejak masa tanggap darurat beralih ke masa pemulihan.

Penanganan seluruh timbunan sampah pasca bencana tersebut ditargetkan rampung dalam waktu sembilan hari.

Meski volumenya sangat besar, DLH menegaskan tidak semua material akan diangkut ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Sejak hari pertama pemulihan, petugas Layanan Pengangkutan Sampah (LPS) dan pengelola Bank Sampah sudah menerapkan pemilahan langsung di lapangan.

Sebagian material yang masih bernilai guna dipisahkan dan dimanfaatkan kembali melalui pendekatan 3R (reduce, reuse, recycle).

Kepala DLH Kota Padang, Fadelan Fitra Masta, menyebutkan, beban terbesar berasal dari kayu gelondongan yang diperkirakan mencapai 1.100 ton. Namun, dari jumlah tersebut, volume yang benar-benar harus diangkut ke TPA dipastikan tidak sampai separuh.

“Masyarakat di kawasan pesisir secara aktif memungut dan memanfaatkan kayu tersebut, termasuk pelaku usaha kecil yang menggunakannya sebagai bahan bakar untuk kebutuhan produksi,” ujar Fadelan Fitra Masta, Minggu (30/11/2025).

Ia menambahkan, pihaknya mendorong agar sampah kayu tidak seluruhnya berakhir di TPA. “Kami berupaya agar tidak semua sampah kayu ini masuk ke TPA. Selain dimanfaatkan oleh masyarakat, sebagian besar akan kami salurkan ke PT Semen Padang sebagai bahan bakar alternatif,” jelasnya.

Menurut Fadelan, langkah ini untuk memastikan penanganan sampah pasca bencana tidak hanya cepat, tetapi juga efisien dan berwawasan lingkungan.

Baca Juga :  Alpriyendri: Musrenbang Harus Hasilkan Usulan Realistis dan Tepat Sasaran

Dengan optimalisasi pemanfaatan ulang material, DLH meyakini target penuntasan dalam sembilan hari dapat dicapai.

Saat ini mobilisasi armada pengangkut terus ditingkatkan. DLH juga menerapkan pembagian zona penanganan di wilayah terdampak, sehingga proses pembersihan berjalan lebih terstruktur, terukur, dan tepat waktu.

“Seluruh upaya ini kami lakukan agar pemulihan Kota Padang berlangsung cepat, namun tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan dalam pengelolaan sampah,” tutup Fadelan. (*/red)

Berita Terkait

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana
Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan
BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan
Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang
Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya
Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing
Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar
Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gerakan Pangan Murah Payakumbuh, Cabai Merah Dijual Rp50 Ribu per Kg

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Pemko Padang dan UPTD PPD Padang Perkuat Sinergi, Optimalkan PAD Lewat Inovasi Layanan Pajak Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Gandeng BRI, Pemko Padang Pacu PAD Lewat Digitalisasi Retribusi dan Pajak Daerah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Optimalkan PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Padang Jajaki Kerja Sama dengan BRI

Berita Terbaru