Padang, Javanusa—DMI Kota Padang diajak berperan aktif menyukseskan berbagai program keagamaan yang digulirkan Pemerintah Kota Padang.
Dukungan ini sejalan dengan peningkatan signifikan anggaran sektor keagamaan pada 2025.
Ajakan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Lubuk Kilangan. Kegiatan itu berlangsung di Aula Kantor Camat Lubuk Kilangan, Rabu (31/12/2025).
Anggaran Kesra Pemko Padang Naik Enam Kali Lipat
Maigus Nasir menyebutkan Pemko Padang meningkatkan anggaran Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dari Rp9 miliar menjadi Rp56 miliar.
Langkah ini menegaskan komitmen pemerintah dalam penguatan kehidupan keagamaan masyarakat.
“Anggaran tersebut kami arahkan untuk mendukung berbagai program strategis keagamaan di Kota Padang,” ujar Maigus Nasir dalam sambutannya.
Program Smart Surau Jadi Prioritas
Salah satu program unggulan yang didorong Pemko Padang adalah Program Smart Surau. Program ini mencakup Subuh Mubarakah, penguatan remaja masjid, hingga digitalisasi masjid.
Pemko Padang juga menyamakan besaran insentif guru TPQ/TQA serta MDTA/MDTW sebesar Rp600 ribu per bulan. Kebijakan ini berlaku merata di seluruh Kota Padang.
“Guru yang mengajar pada waktu Magrib dan malam hari juga mendapat tambahan insentif,” kata Maigus Nasir.
Bantuan Masjid dan Musala Naik pada Ramadhan 1447 H
Pada Ramadhan 1447 Hijriah mendatang, Pemko Padang akan kembali melaksanakan Program Safari Ramadhan. Nilai bantuan untuk masjid meningkat dari Rp15 juta menjadi Rp40 juta.
Sementara itu, bantuan untuk musala juga naik signifikan dari Rp10 juta menjadi Rp25 juta. Kenaikan ini diharapkan memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pembinaan umat.
“Masjid dan musala harus menjadi ruang memperkuat nilai keagamaan dan kebersamaan masyarakat,” tegas Maigus Nasir.
Muscab DMI Lubuk Kilangan Bahas Regenerasi Pengurus
Muscab DMI Kecamatan Lubuk Kilangan turut membahas evaluasi program kerja serta pemilihan pengurus baru. Agenda ini digelar seiring berakhirnya masa kepengurusan periode 2020–2025.
Kegiatan tersebut diharapkan memperkuat sinergi antara DMI Kota Padang dan pemerintah daerah dalam membangun kehidupan keagamaan yang berkelanjutan. (*/red)






