Dongki Agung Pribumi: Armada Damkar Pessel Terbatas, Pengadaan Betokar Berbasis Dana Desa Jadi Solusi

Penulis -

Rabu, 27 Agustus 2025 - 10:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Dinas Satpol PP dan Damkar Pessel, Dongki Agung Pribumi. (Foto: Dok Agung)

Sekretaris Dinas Satpol PP dan Damkar Pessel, Dongki Agung Pribumi. (Foto: Dok Agung)

Pessel, Javanusa—Musibah kebakaran besar yang melanda Pasar Payakumbuh pada Selasa (26/8) menjadi alarm serius bagi sejumlah daerah, tidak terkecuali Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel).

Minimnya fasilitas pemadam kebakaran (damkar) yang tersedia saat ini menjadi perhatian utama, terutama untuk wilayah padat penduduk dan pasar tradisional yang rawan bencana serupa.

Menurut Sekretaris Dinas Satpol PP dan Damkar Pessel, Donki Agung Pribumi, saat ini Pessel hanya mengoperasikan lima unit mobil Damkar yang harus melayani wilayah sangat luas.

Mulai dari Siguntur di perbatasan Padang, hingga Silaut yang berbatasan langsung dengan Provinsi Bengkulu, serta Jangke Ayam di perbatasan Kerinci, Jambi.

“Satu dari lima armada hanya berfungsi sebagai pengangkut air. Dengan cakupan wilayah lebih dari 300 kilometer dan 15 kecamatan, kemampuan ini sangat terbatas,” ujarnya, Selasa (27/8/2025).

Betokar, Solusi Tanggap Darurat dari Nagari untuk Nagari

Sebagai solusi alternatif, pihaknya mendorong pengadaan (Becak Motor Kebakaran) di tingkat nagari.

Bentuknya sederhana, berupa kendaraan roda tiga dengan tangki air berkapasitas 200 liter yang dilengkapi pompa dan selang untuk pemadaman api skala ringan hingga menengah.

Agung menjelaskan, inisiatif ini dapat direalisasikan melalui pemanfaatan Dana Desa (DD) di tiap nagari.

“Kita punya 182 nagari. Jika masing-masing nagari mengalokasikan dana untuk satu unit Betokar. Maka respon terhadap kebakaran bisa dilakukan lebih cepat, tanpa harus menunggu mobil Damkar dari pusat kecamatan atau kabupaten,” katanya.

Selain untuk kebakaran, Betokar juga dapat diandalkan dalam penyaluran air bersih, khususnya di saat terjadi kekeringan atau krisis air yang kerap melanda sejumlah daerah di Pessel.

Satu unit Betokar diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp 135 juta. Karena itu, Agung menekankan perlunya dukungan dari kepala daerah agar pengadaan ini masuk dalam prioritas kebijakan pembangunan berbasis nagari.

Baca Juga :  BBC Batangkapas Raih Kemenangan Perdana di Piala Menpora U-15, Tumbangkan Putra Cimahi FC 1-0
Perlu Dibentuk Relawan dan Diperkuat oleh DPRD Provinsi

Pengadaan sarana pemadam tidak akan efektif tanpa dukungan sumber daya manusia. Karena itu, Dinas Satpol PP dan Damkar juga mengusulkan agar setiap nagari membentuk tim relawan kebakaran, yang nantinya akan diberi pelatihan dan bertugas mengoperasikan Betokar dalam kondisi darurat.

Selain penguatan di tingkat nagari, pihaknya juga mengharapkan dukungan dari DPRD Provinsi Sumbar, khususnya melalui pengalokasian pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD, untuk menambah unit mobil Damkar kabupaten.

“Secara ideal, Pessel membutuhkan minimal satu mobil Damkar setiap kecamatan. Saat ini baru ada empat pos damkar yang aktif,” ungkapnya.

Adapun upaya penambahan pos pemadam kebakaran kini tengah digagas, termasuk rencana pembangunan pos baru di Kecamatan Koto XI Tarusan dan Silaut. Serta pemindahan pos Damkar dari Balai Selasa ke Kecamatan Linggo Sari Baganti, agar distribusi armada lebih merata dan cepat menjangkau titik-titik rawan kebakaran. (sus)

Berita Terkait

Padang Mobile Masuk 5 Besar Padang Innovation Award 2026, Ini Keunggulannya
Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Erick Yusuf: Film Buya Hamka Jadi Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Visa Andrea Bocelli Belum Terbit, Imigrasi Tunggu Keputusan Kabaintelkam Polri

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Sinopsis Film Laut Bercerita dan The Doll Ghawiah, Dua Film Lokal Terbaru Tayang Hari Ini!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Bunga Nafisa dan Deandra Nadira Rilis Single Dar Der Dor Ser, Usung Musik Endikup

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Lewat Merayu Waktu, Eltasya Angkat Kisah Sulit Melepaskan Masa Lalu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Gandeng LDR Team, Lindee Cremona Rilis Single Dewasaku Membanggakanmu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Ruth Garcia Rilis Lagu Salahkah, Ungkap Pergulatan Batin Usai Dikhianati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:05 WIB

AI Mampu Bikin Film, Nezar Patria Soroti Tantangan Baru Sensor Film

Berita Terbaru