Solok, Javanusa—Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra membuka pelatihan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) pembatik Batik Prada di Mimi Batik, Kampung Jawa, Kota Solok, Selasa (21/4/2026).
Pelatihan ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kemampuan perajin batik. Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber berpengalaman dari Yogyakarta, Ibu Endang Wilujeng.
Ia membagikan pengetahuan baru terkait teknik membatik, pengembangan desain, dan pengelolaan usaha batik.
Tekankan Inovasi dan Identitas Batik Solok
Dalam sambutannya, Wali Kota mendorong peserta untuk memanfaatkan pelatihan secara maksimal. Ia berharap materi dari narasumber memperluas wawasan pembatik di Kota Solok.
Wali Kota menekankan peningkatan kualitas karya, kepercayaan diri, dan inovasi motif batik. Ia juga meminta perajin mengembangkan ciri khas batik Solok agar mampu bersaing di pasar lebih luas.
Pemerintah Perkuat Dukungan untuk UMKM Batik
Ia menegaskan komitmen pemerintah bersama Dekranasda Kota Solok dalam mendukung perajin batik.
Ia menyebut sinergi pemerintah, pelaku usaha, Dekranasda, dan masyarakat menjadi kunci pengembangan batik daerah.
Dengan kolaborasi tersebut, batik Solok diharapkan tumbuh menjadi produk unggulan yang membanggakan daerah. (*/red)






