Pasbar, Javanusa—Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) melalui DPPKBP3A menggelar audisi Pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe) Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di aula dinas setempat pada Sabtu (14/2).
Program ini menjadi bagian dari rangkaian GenRe Award untuk mendorong penguatan ketahanan keluarga dan kualitas remaja daerah. Kegiatan juga selaras dengan kampanye perencanaan kehidupan berkeluarga sejak usia muda.
Kepala DPPKBP3A Pasbar, Armen mengatakan GenRe dirancang untuk menyiapkan remaja sebagai role model di lingkungannya. Peserta diharapkan mampu menyampaikan edukasi kependudukan dan kesehatan reproduksi secara tepat.
“Remaja GenRe dibekali empat substansi utama, yakni kependudukan, kesehatan reproduksi, ilmu pengetahuan, dan life skill agar menjadi agen perubahan,” kata Armen saat pembukaan.
Panitia menerapkan seleksi berlapis sebelum menetapkan finalis. Peserta lebih dulu mengikuti tes tertulis serta penilaian minat dan bakat melalui rekaman video.
Setelah itu, peserta menjalani wawancara langsung di hadapan dewan juri. Materi yang diuji mencakup wawasan GenRe, pengetahuan umum, keagamaan, kepribadian, dan kemampuan public speaking.
Model seleksi ini, menurut panitia, dirancang untuk mengukur kapasitas pengetahuan sekaligus kemampuan komunikasi peserta. Dengan begitu, duta yang terpilih dinilai siap turun ke masyarakat.
20 Finalis Lolos, Wakili Lima Kecamatan
Dari hasil penilaian, juri menetapkan 10 finalis putra dan 10 finalis putri. Mereka akan mengikuti masa karantina dan pembinaan sebelum Grand Final Mei 2026.
Para finalis berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Pasaman Barat. Di antaranya Kecamatan Pasaman, Luhak Nan Duo, Kinali, Lembah Melintang, dan Sungai Beremas.
Peserta merupakan utusan SMA, SMK, MAN, dan perguruan tinggi negeri maupun swasta. Sebaran ini dinilai mencerminkan keterwakilan pelajar dan mahasiswa di daerah.
Finalis Wajib Jalankan Program Kerja Sosial
Selama masa karantina, finalis diwajibkan menjalankan program kerja yang telah dirancang. Program tersebut berisi kampanye edukasi GenRe di sekolah dan lingkungan masyarakat.
Panitia melaksanakan Technical Meeting II pada Senin (16/2). Agenda ini membahas teknis pelaksanaan program, tantangan kegiatan, serta persiapan menuju Grand Final.
Melalui skema ini, DPPKBP3A menargetkan lahirnya duta remaja yang tidak hanya unggul akademik. Namun juga aktif mengedukasi perencanaan masa depan dan ketahanan keluarga di tingkat lokal. (*/red)






