DPRD Payakumbuh Setujui Pencabutan Perda RDTR 2018–2038, Sesuaikan Regulasi Nasional

Penulis -

Senin, 13 April 2026 - 21:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPRD Payakumbuh menyetujui pencabutan Perda Nomor 2 Tahun 2018 tentang RDTR 2018–2038 dalam rapat paripurna, Senin (13/4/2026). (Foto: MC Payakumbuh)

DPRD Payakumbuh menyetujui pencabutan Perda Nomor 2 Tahun 2018 tentang RDTR 2018–2038 dalam rapat paripurna, Senin (13/4/2026). (Foto: MC Payakumbuh)

Payakumbuh, Javanusa—DPRD Kota Payakumbuh menyetujui pencabutan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2018 tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) 2018–2038 dalam rapat paripurna, Senin (13/4/2026).

Keputusan ini diambil bersama Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh sebagai bagian dari penyesuaian kebijakan tata ruang dengan regulasi nasional.

Persetujuan pencabutan Perda RDTR tersebut disampaikan dalam rapat paripurna yang dihadiri Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, di ruang sidang DPRD setempat.

“Sebagaimana yang telah kita dengar dan ikuti bersama tadi, DPRD dan Pemko Payakumbuh telah menyepakati pencabutan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2018 tentang RDTR Kota Payakumbuh 2018–2038,” kata Zulmaeta.

Sebanyak tujuh fraksi di DPRD Kota Payakumbuh secara bulat menerima dan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) pencabutan Perda RDTR tersebut untuk ditetapkan menjadi Perda.

Keputusan itu diambil sebagai bagian dari penyesuaian kebijakan tata ruang daerah terhadap regulasi nasional yang terus berkembang.

Selain itu, Zulmaeta juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD atas masukan dan rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025.

Pemerintah daerah, kata dia, akan menindaklanjuti seluruh catatan tersebut melalui perangkat daerah terkait.

“Terima kasih kami sampaikan atas seluruh masukan dan saran yang telah dituangkan dalam rekomendasi terhadap LKPJ Tahun 2025. Insyaa Allah akan kami tindaklanjuti dan menjadi bahan perbaikan pada penyelenggaraan pemerintahan ke depan,” ujarnya.

Zulmaeta menjelaskan, pencabutan Perda Nomor 2 Tahun 2018 dilakukan untuk merespons dinamika kebijakan nasional, terutama Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja yang mendorong penyesuaian atau pencabutan aturan yang tidak lagi relevan.

Selain itu, Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2021 mengatur bahwa penetapan RDTR dilakukan melalui peraturan kepala daerah setelah memperoleh persetujuan substansi dari kementerian terkait.

Baca Juga :  Derby Situjuah Membara! Payakumbuh vs Limapuluh Kota Berebut Emas Futsal Porprov Sumbar 2026

Saat ini, rancangan peraturan kepala daerah tentang RDTR Kota Payakumbuh sedang dalam tahap pengajuan persetujuan substansi. Rencana tersebut dijadwalkan dibahas dalam rapat lintas sektor kementerian/lembaga pada Mei 2026.

Pemerintah daerah menyebut, RDTR terbaru nantinya akan menjadi acuan pembangunan dengan mengintegrasikan kepentingan lintas sektor serta menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan.

Zulmaeta menambahkan, penyesuaian regulasi ini ditujukan untuk memastikan kebijakan daerah sejalan dengan kebijakan pusat, termasuk dalam mendukung kemudahan berusaha dan menciptakan iklim investasi.

Menurut dia, pemerintah daerah juga akan terus membenahi tata kelola pemerintahan agar lebih transparan dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah juga meminta dukungan DPRD untuk membahas ranperda lain dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) serta memberikan masukan lanjutan terhadap kebijakan daerah. (*/red)

Berita Terkait

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba
Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB