DPRD Sumbar Rampungkan Renja 2027, Aspirasi Reses Jadi Bahan Program Pembangunan

Penulis -

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidang Paripurna DPRD Sumbar.

Sidang Paripurna DPRD Sumbar.

Padang, Javanusa—DPRD Sumatera Barat (Sumbar) menuntaskan Rencana Kerja (Renja) 2027 di tengah banyaknya agenda legislasi, anggaran, dan pengawasan yang harus diselesaikan.

Ketua DPRD Sumbar Muhidi mengatakan Renja tersebut menjadi acuan agar seluruh tugas kelembagaan berjalan terarah, efektif, dan terukur.

Muhidi menjelaskan, Renja DPRD Sumbar tidak sekadar memenuhi kebutuhan administrasi kelembagaan. Dokumen itu juga menjadi instrumen untuk menilai capaian kinerja setiap program dan kegiatan.

“Renja bukan hanya menjadi dokumen perencanaan, tetapi juga menjadi instrumen untuk mengukur kinerja serta efektivitas program dan kegiatan yang dilaksanakan,” ujar Muhidi.

Renja memuat rencana anggaran, target kinerja, serta tahapan pelaksanaan kegiatan dalam periode tertentu. Badan Musyawarah menyusun dokumen tersebut berdasarkan rencana kerja masing-masing alat kelengkapan DPRD.

Muhidi juga memberikan apresiasi kepada Badan Musyawarah yang telah menyelesaikan penyusunan Renja DPRD Sumbar Tahun 2027.

“Kami atas nama pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sumbar menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Badan Musyawarah yang telah merampungkan penyusunan Renja Tahun 2027,” katanya.

Aspirasi Reses Masuk Bahan Program Pembangunan

Selain menyiapkan agenda kelembagaan, DPRD Sumbar baru saja menyelesaikan reses Masa Persidangan Ketiga Tahun 2025/2026.

Kegiatan tersebut berlangsung pada 18 hingga 24 Agustus 2026. Dalam reses itu, masyarakat menyampaikan beragam kebutuhan pembangunan di daerah masing-masing.

Usulan tersebut mencakup pembangunan baru hingga kebutuhan lama yang belum masuk dalam program pembangunan. DPRD Sumbar akan membawa berbagai masukan tersebut dalam pembahasan bersama pemerintah daerah.

Muhidi menegaskan DPRD memiliki tanggung jawab untuk memperjuangkan aspirasi yang masyarakat sampaikan melalui reses.

“Aspirasi yang disampaikan masyarakat tentu menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama untuk memperjuangkannya,” ujarnya.

Ia berharap hasil reses dapat membantu pemerintah menyusun program pembangunan yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  Ketua DPRD Sumbar Muhidi dan Polda Perkuat Koordinasi Mengawal Aksi Massa

“Semoga aspirasi yang telah dihimpun dapat ditampung dalam program dan kegiatan pembangunan daerah,” kata Muhidi.

Sejumlah Ranperda Masih Dibahas

Pada fungsi pembentukan peraturan daerah, DPRD Sumbar bersama pemerintah daerah telah menetapkan dua Ranperda.

Keduanya yakni Ranperda tentang Penyertaan Modal PT Jamkrida dan Ranperda tentang Pertanggungjawaban APBD Tahun 2025.

Sementara itu, beberapa Ranperda lain masih menjalani pembahasan. Materinya mencakup Jasa Konstruksi, Perlindungan dan Pemberdayaan Petani, serta perubahan Perda Nomor 2 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pendidikan.

Di bidang anggaran, DPRD Sumbar bersama pemerintah daerah telah membahas Perubahan KUA-PPAS Tahun 2026 dan KUA-PPAS Tahun 2027.

Kedua dokumen tersebut ditetapkan pada 14 Agustus 2026. Selanjutnya, DPRD akan memasuki pembahasan RAPBD Perubahan Tahun 2026 dan RAPBD Tahun 2027 pada Masa Persidangan Pertama Tahun 2026/2027.

Pengawasan Program Pemerintah Tetap Berjalan

DPRD Sumbar juga menjalankan fungsi pengawasan melalui komisi-komisi dan Bapemperda. Pengawasan berlangsung melalui rapat kerja serta kunjungan lapangan.

Objek pengawasan meliputi pelaksanaan Perda, Pergub, serta program dan kegiatan organisasi perangkat daerah (OPD) yang mendapat alokasi APBD.

Dari rangkaian pengawasan tersebut, DPRD menghimpun berbagai catatan dan rekomendasi. Masukan itu diharapkan membantu pemerintah daerah memperbaiki pelaksanaan program pembangunan.

Muhidi mengakui banyaknya agenda membutuhkan pengaturan waktu dan prioritas yang cermat. Kondisi fiskal daerah juga menjadi faktor yang perlu mendapat perhatian bersama.

“Banyak tugas yang harus kita kerjakan secara beriringan. Karena itu, kita harus mengatur sedemikian rupa agar semua target kinerja dapat kita wujudkan dan selesaikan dengan baik,” tuturnya.

Memasuki Masa Persidangan Pertama Tahun 2026/2027, DPRD Sumbar akan melanjutkan pembahasan APBD, sejumlah Ranperda, serta agenda pembangunan lainnya.

Pemprov Sumbar Tekankan Efektivitas Belanja

Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy mengatakan pemerintah daerah terus menjaga kesinambungan pembangunan dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal.

Baca Juga :  Arry Yuswandi Resmi Ditunjuk Jadi Sekda Sumbar, Ini Profil Singkatnya

Menurutnya, Pemprov Sumbar juga harus memastikan belanja daerah tetap efektif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus berupaya menjalankan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah secara konsisten, dengan tetap memperhatikan kemampuan fiskal daerah, efektivitas belanja serta kebutuhan masyarakat yang terus berkembang,” ujar Vasko.

Ia menyebut sejumlah prioritas pemerintah tetap berfokus pada pertumbuhan ekonomi dan peningkatan pelayanan publik.

Pemerintah juga mendorong percepatan pembangunan infrastruktur serta peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.

Vasko menilai evaluasi harus menjadi bagian dari pelaksanaan setiap program. Hasil evaluasi dapat menjadi dasar untuk mempertahankan capaian positif sekaligus memperbaiki kekurangan.

“Apa yang sudah baik harus kita pertahankan dan tingkatkan, sementara berbagai kekurangan harus menjadi bahan perbaikan dalam penyusunan kebijakan dan pelaksanaan program pada periode berikutnya,” katanya.

Kemitraan Pemprov dan DPRD Dinilai Penting

Vasko turut menekankan pentingnya komunikasi dan kemitraan antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dengan DPRD.

Menurutnya, hubungan kerja yang kuat akan membantu kedua lembaga menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah.

“Kami meyakini kemitraan yang kuat antara Pemerintah Daerah dan DPRD akan menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan,” ujarnya.

Ia menilai perbedaan pandangan dalam pembahasan kebijakan merupakan bagian dari proses demokrasi. Perbedaan tersebut dapat membantu menghasilkan keputusan yang lebih matang.

“Melalui perbedaan pandangan, kita dapat menguji, menyempurnakan dan menghasilkan kebijakan yang lebih baik serta lebih berpihak kepada kepentingan masyarakat,” tutur Vasko.

Memasuki masa persidangan berikutnya, Vasko mengajak seluruh pihak memperkuat koordinasi, komunikasi, dan kerja sama.

Ia berharap setiap agenda pembangunan tetap mengutamakan kebutuhan masyarakat dan kemajuan Sumbar.

“Setiap agenda yang akan kita bahas hendaknya senantiasa ditempatkan dalam kerangka kepentingan masyarakat dan kemajuan daerah,” pungkasnya. (*)

Baca Juga :  DPRD Sumbar Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Surplus Rp166,94 Miliar Jadi Sorotan

Berita Terkait

Muhidi Dorong Satu Kelurahan Satu Masjid Ramah Anak di Sumbar
Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Mahasiswa Perkuat Literasi, Kuasai Teknologi dan Berpikir Kritis
Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Guru Fisika Cetak Generasi Unggul dan Berkarakter
Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Gerakan Satu Kelurahan Satu Masjid Ramah Anak
Evi Yandri Ajak Warga Sumbar Aktif Cegah Penyalahgunaan Narkoba
Jalan Fisika I dan II Limau Manis Selatam Diaspal, Warga Apresiasi Ketua DPRD Sumbar Muhidi
Sosialisasikan Perda Penanggulangan Bencana, Doni Harsiva Yandra Ingatkan Pentingnya Mitigasi
Iqra Chissa Dorong Ketahanan Keluarga di Sumbar, Soroti Pola Asuh Anak di Era Digital

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:41 WIB

BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:17 WIB

MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Kapan Awal Ramadan 2027? KHGT Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh pada 8 Februari

Berita Terbaru