Sementara itu, Dubes Kucukcan menyatakan ketertarikan setelah melihat potensi Sumbar selama mengikuti acara WIES 2023.
“Kita telah melihat potensi Sumbar saat mengikuti acara WIES. Sumbar itu memiliki segalanya. Menurut kami, ini peluang bagus, baik untuk Turki maupun Sumbar,” ujar Talip Kucukcan.
Ia juga menawarkan empat potensi kerjasama dalam bidang sejarah, pendidikan, pariwisata, dan bisnis atau perdagangan.
Dalam bidang sejarah, pihaknya menawarkan pelestarian makam warga Turki di Sumbar, sedangkan dalam bidang pendidikan, pihaknya mengusulkan pertukaran pelajar.
Untuk bidang pariwisata, pihaknya berminat bekerja sama dalam promosi pariwisata halal. Sementara dalam bidang bisnis, pihaknya ingin menjalin kerjasama perdagangan rempah-rempah dari Sumbar ke Turki.
“Untuk langkah awal, kami kira bisa didahului dengan kerjasama pada bidang pelestarian sejarah dan twin provinces (provinsi kembar, red) dengan Provinsi Bursa di Turki. Setelah itu, kita perkuat pada bidang lainnya,” harapnya.
Ia sangat optimis bahwa kerjasama ini akan menguntungkan kedua daerah, terutama karena pasokan rempah-rempah Turki sebagian besar berasal dari Amerika Serikat. Dan Sumbar merupakan negeri yang kaya akan hasil bumi.
Dalam pertemuan tersebut, hadir juga Menparekraf Sandiaga Uno, Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Luhur Budianda, Kepala Biro Pemerintahan Setda Sumbar, Doni Rahmat Samulo dan Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Prov. Sumbar, Mursalim. (*/adpsb)
Halaman : 1 2






