Dukung Program Prioritas Olahraga Nasional, Menag: Olahraga Perintah Agama

Penulis -

Kamis, 19 Februari 2026 - 19:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam Rapat Tingkat Menteri Program Prioritas Olahraga Nasional. (Foto: Fadhlillah Hafizhan M/Kemenag)

Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam Rapat Tingkat Menteri Program Prioritas Olahraga Nasional. (Foto: Fadhlillah Hafizhan M/Kemenag)

Jakarta, Javanusa—Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan olahraga bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi juga bagian dari ajaran agama. Kebijakan ini mulai diintegrasikan dalam sistem pendidikan madrasah dan pesantren di seluruh Indonesia.

Menag menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Tingkat Menteri Program Prioritas Olahraga Nasional di Gedung Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (19/2/2026).

Ia menekankan pentingnya pembinaan fisik sejak usia dini di lembaga pendidikan keagamaan.

Kemenag memastikan setiap santri dan siswa madrasah mendapat porsi pendidikan jasmani yang memadai. Kebijakan ini merujuk pada Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 450 Tahun 2024.

KMA tersebut menjadi pedoman implementasi kurikulum dari Raudhatul Athfal hingga Madrasah Aliyah Kejuruan. Dengan regulasi itu, pendidikan jasmani tidak lagi bersifat pelengkap, melainkan bagian fundamental pembentukan karakter.

“Olahraga memiliki landasan teologis yang kuat. Dalam hadis sahih riwayat Imam Muslim disebutkan perintah mengajarkan berenang, memanah, dan berkuda kepada anak-anak,” ujar Nasaruddin.

Menurutnya, kebugaran jasmani berbanding lurus dengan ketahanan mental dan spiritual peserta didik. Karena itu, penguatan olahraga sejalan dengan misi pembangunan sumber daya manusia unggul.

POSPENAS dan PESONA PTKI Jadi Ajang Pembinaan

Secara khusus, Menag menyoroti peran Pekan Olahraga dan Seni Pesantren Nasional (POSPENAS). Ajang ini menjadi ruang pembinaan atlet santri dengan karakter khas pesantren.

Selain itu, Kemenag juga menggelar Pekan Seni dan Olahraga Nasional PTKI (PESONA PTKI). Kegiatan tersebut mempersiapkan mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam menuju kompetisi nasional dan internasional.

Melalui dua ajang ini, Kemenag membangun ekosistem pembinaan berjenjang. Pembinaan dimulai dari tingkat madrasah hingga perguruan tinggi.

Bukti Prestasi di Kancah Internasional

Dukungan terhadap program prioritas olahraga nasional mulai menunjukkan hasil konkret. Salah satunya melalui prestasi Intan Cahaya Putri, siswi MTsN 6 Karanganyar.

Baca Juga :  Dinas Kumperdag Luncurkan Inovasi Gerakan Bangga Buatan Dharmasraya

Intan meraih medali perak pada ajang ASEAN Para Games 2026 cabang boccia di Thailand. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa madrasah mampu melahirkan atlet berprestasi dunia.

Di tingkat perguruan tinggi, data penerimaan mahasiswa baru PTKIN 2026 menunjukkan ratusan siswa berprestasi diterima melalui jalur olahraga. Cabang yang diakui antara lain pencak silat, karate, dan panahan.

Kemenag menilai skema jalur prestasi ini memperkuat afirmasi bagi atlet muda. Kebijakan tersebut juga membuka akses pendidikan tinggi bagi siswa berprestasi olahraga dari berbagai daerah.

Komitmen Kemenag Cetak Atlet Unggul

Menutup paparannya, Nasaruddin menegaskan komitmen Kemenag dalam mendukung program prioritas olahraga nasional. Ia memastikan madrasah dan pesantren menjadi bagian dari strategi pembangunan olahraga Indonesia.

“Kami ingin lahir atlet-atlet unggul dari pesantren dan madrasah. Negara harus hadir memfasilitasi setiap bakat anak bangsa,” ujarnya.

Dengan integrasi kurikulum, regulasi yang jelas, serta pembinaan berjenjang, Kemenag menargetkan lahir generasi sehat, berkarakter, dan berdaya saing global. (*/red)

Berita Terkait

Kaleb J Rilis Tanda Cinta, Lagu tentang Janji Setia hingga Seumur Hidup
Presiden Prabowo Resmikan 11 Proyek Hilirisasi Nikel di IWIP Senilai Rp180 Triliun
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Semen Padang FC Bidik 3 Poin atas Persikad, Teco Pantau Kondisi Pemain

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Atlet Dayung Kota Padang Sabet Emas Nomor 1.000 Meter di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Nofri Rinaldi Sumbang Emas, Payakumbuh Makin Dekat dengan Target Porprov Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Tembus Final Porprov Sumbar 2026, Empat Petarung Wushu Payakumbuh Bidik Emas  

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Anak Sasian PPS Sakato Semen Padang Raih 1 Emas dan 4 Perunggu di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Kabaddi Kota Padang Borong 8 Emas Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Futsal Porprov XVI Sumbar 2026 Masuk 8 Besar, Ini Jadwal dan Daftar Tim Lolos

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Berita Terbaru