Padang, Javanusa—Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyalurkan bantuan bagi anggota DWP Kota Padang yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor. Bantuan menyasar keluarga Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko Padang.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Aula Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Jumat (6/2/2026). Kegiatan dihadiri Wakil Ketua I DWP Kemendagri Nana Safriati Safrizal dan jajaran pengurus DWP daerah.
Asisten Administrasi Umum Setdako Padang, Corri Saidan, memaparkan kondisi pascabencana yang terjadi pada akhir November 2025 dan awal Januari 2026. Banjir bandang dan longsor berdampak luas di sejumlah wilayah kota.
Menurut data Pemko Padang, bencana memengaruhi 852 kepala keluarga di enam kecamatan. Sebanyak 11 orang dilaporkan meninggal dunia dan ratusan rumah mengalami kerusakan.
66 Anggota DWP Terdampak Langsung
Corri menyebut, dari total korban terdampak, terdapat 66 keluarga anggota DWP Kota Padang. Rinciannya terdiri dari 39 ASN perempuan dan 27 istri ASN.
“Secara khusus ada 66 keluarga anggota DWP yang menjadi korban. Kami menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan DWP Kemendagri. Ini menjadi stimulan penting untuk pemulihan,” kata Corri mewakili Pj Sekdako Padang.
DWP Kemendagri menyerahkan bantuan tunai kepada 66 anggota DWP/ASN Kota Padang. Setiap penerima mendapatkan Rp500.000.
Total bantuan yang dikucurkan mencapai Rp66 juta untuk dua daerah terdampak di Sumatera Barat, yakni Kota Padang dan Kabupaten Agam. Bantuan difokuskan untuk mempercepat pemulihan ekonomi keluarga ASN.
Pesan DWP Kemendagri: Kemandirian dan Mitigasi
Wakil Ketua I DWP Kemendagri, Nana Safriati Safrizal, menyampaikan pesan Ketua Umum DWP Kemendagri Niken Tomsi dan Penasihat DWP Kemendagri Tri Tito Karnavian. Ia menekankan pentingnya ketahanan keluarga ASN di daerah rawan bencana.
“Tagline kami ‘Sehat Berdaya’. DWP harus hadir memberi dukungan moral dan ekonomi. Jangan merasa sendiri, kita adalah keluarga besar yang saling menguatkan,” ujar Nana.
Ia juga mengingatkan pentingnya mitigasi bencana berbasis keluarga. Menurut dia, Sumatera Barat termasuk wilayah dengan potensi bencana tinggi sehingga kesiapsiagaan perlu diperkuat.
DWP merupakan organisasi kemasyarakatan yang menghimpun dan membina istri ASN. Organisasi ini berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya keluarga ASN untuk mendukung kesejahteraan.
Melalui program sosial dan pemberdayaan, DWP mendorong anggota tetap produktif di tengah situasi bencana. Bantuan yang disalurkan diharapkan menjadi penguat menjelang masa pemulihan dan bulan Ramadan. (*/red)






