Padang, Javanusa—Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Padang untuk pertama kalinya melaksanakan program inovatif bertajuk “DWP Mengajar” di Kota Padang.
Kegiatan tersebut berlangsung Rabu (12/8/2026) di SD Negeri Percobaan Padang dan SMP Negeri 3 Padang.
Program ini diwujudkan melalui kunjungan edukatif ke dua sekolah tersebut. Kegiatan memberikan pembekalan karakter, perlindungan diri, serta pemahaman isu krusial bagi anak dan remaja.
Ketua DWP Kota Padang, Nova Raju Minropa, menjelaskan tujuan pelaksanaan program tersebut.
Menurut Nova, kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian pengurus DWP dalam berbagi ilmu. Program tersebut juga bertujuan menumbuhkan semangat belajar generasi muda di Kota Padang.
Nova menyebutkan, sebanyak 20 pengurus DWP terjun langsung dalam kegiatan tersebut. Program “DWP Mengajar” telah dimulai sejak Februari 2026.
Program itu akan terus berlanjut ke sejumlah sekolah lain di Kota Padang. DWP menyesuaikan tema kegiatan dengan isu yang tengah berkembang di lingkungan sekolah.
Sasaran utama program tersebut ialah siswa jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Materi kegiatan juga menyesuaikan tingkat perkembangan psikologis siswa pada setiap jenjang.
Siswa SD Dapat Edukasi Anti-Perundungan
Pada tingkat SD, DWP mengangkat materi pencegahan bullying atau perundungan serta perlindungan diri.
Anggota DWP Kota Padang, Gusmardina, menyampaikan materi tersebut kepada para siswa. Ia menggunakan cerita interaktif, analisis video pendek, serta kuis berhadiah.
Kegiatan itu menggunakan jargon “Say No to Bullying”. Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut.
Mereka kemudian mendeklarasikan komitmen bersama untuk mencegah perundungan di lingkungan sekolah.
Plt. Wakil Kepala SD Percobaan Padang, Suciati Poro, mengapresiasi kunjungan pengurus DWP Kota Padang.
“Alhamdulillah anak-anak kami sangat antusias karena memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Semoga dengan semakin gencarnya edukasi ini, tidak ada lagi kasus perundungan di sekolah, dan siswa semakin saling menghargai antarsesama,” ujar Suciati.
Siswa SMP Dapat Edukasi Batas Pergaulan
Sementara itu, DWP memberikan materi pencegahan penyimpangan seksual dan batasan pergaulan kepada siswa SMP.
Anggota DWP Kota Padang, Ria Sylfi, menyampaikan materi tersebut dengan pendekatan santun dan tegas.
Materi mencakup pengenalan batas privasi tubuh dan cara menyikapi konten negatif di media sosial. Para siswa juga aktif memanfaatkan sesi konsultasi selama kegiatan berlangsung.
Kepala SMP Negeri 3 Padang, Rika Susiwaty, turut menyampaikan apresiasi atas kunjungan pengurus DWP Kota Padang.
“Kehadiran pengurus DWP dinilai sebagai wujud kasih sayang seorang ibu yang membekali para siswa dalam menghadapi kompleksitas pergaulan remaja masa kini, sekaligus menjadi perisai agar siswa lebih waspada terhadap lingkungan yang kurang sehat,” ujar Rika.
Nova Pesan Siswa Jaga Diri
Dalam arahannya, Ketua DWP Kota Padang Nova Raju Minropa meminta siswa membentengi diri dari pengaruh negatif lingkungan sekitar.
“DWP Mengajar adalah wujud nyata kepedulian Dharma Wanita Persatuan dalam berbagi ilmu, menumbuhkan semangat belajar, dan berkontribusi bagi kemajuan pendidikan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai karakter kepada anak-anak sehingga mereka memperoleh pengalaman yang bermanfaat,” kata Nova.
Nova juga mengingatkan siswa untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.
“Jadilah teman yang penyayang dan pelindung. Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan membahagiakan untuk semua orang tanpa ada yang saling mengejek,” ujarnya.
Kepada siswa SMP, Nova juga berpesan agar menjaga kehormatan dan kesehatan diri.
“Jagalah kehormatan dan kesehatan diri kalian. Masa depan yang cerah dimulai dari keberanian menyaring pergaulan dan menolak segala bentuk penyimpangan. Selalu terbuka kepada orang tua dan guru jika menghadapi masalah,” kata Nova. (*)






