Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Pemerintah Siapkan Stimulus Baru dan Perkuat Stabilitas Rupiah

Penulis -

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto bersama jajaran Kabinet Merah Putih dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (5/5/2026). (Foto: BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Subianto bersama jajaran Kabinet Merah Putih dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (5/5/2026). (Foto: BPMI Setpres)

Jakarta, Javanusa—Pemerintah menegaskan komitmen menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang menunjukkan tren akselerasi.

Pernyataan itu disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai bertemu Presiden Prabowo Subianto bersama jajaran Kabinet Merah Putih dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (5/5/2026). Pertumbuhan ekonomi tercatat meningkat menjadi 5,61 persen dari sebelumnya 5,39 persen.

Purbaya menyebut kenaikan tersebut menjadi sinyal positif bagi arah ekonomi nasional yang mulai bergerak menuju fase ekspansi lebih kuat.

Ia menilai tren ini mencerminkan efektivitas kebijakan pemerintah dalam mendorong pemulihan dan mempercepat laju pertumbuhan ekonomi.

“Angka pertumbuhan ekonomi tadi yang keluar hari ini 5,61, itu kita diskusikan dengan Bapak Presiden bahwa kita memang sudah bisa membalik arah ekonomi. Dulu kan sebelumnya 5,39 sekarang 5,61 dibanding sebelum-sebelumnya lima atau di bawah lima sedikit. Jadi ekonomi kita sedang mengalami akselerasi,” ujar Purbaya.

Pemerintah Siapkan Stimulus dan Jaga Likuiditas

Pemerintah akan menjaga momentum pertumbuhan melalui kebijakan strategis yang terukur dan berkelanjutan.

Purbaya menjelaskan langkah tersebut mencakup penguatan koordinasi dengan bank sentral untuk menjaga likuiditas serta pemberian stimulus tambahan guna mendorong aktivitas ekonomi pada triwulan kedua.

“Jelas ekonomi sedang menuju pertumbuhan yang lebih cepat dan akan kita jaga untuk triwulan kedua dengan berbagai kebijakan, koordinasi dengan Bank Sentral juga menjaga kondisi likuiditas dan juga kita akan memberikan stimulus tambahan ke perekonomian yang tidak lama lagi akan diumumkan, mungkin 1 Juni akan mulai jalan,” imbuh Purbaya.

Strategi Perkuat Rupiah Lewat Diversifikasi Pembiayaan

Selain menjaga pertumbuhan, pemerintah juga menyiapkan langkah untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah. Purbaya mengatakan pemerintah akan melakukan diversifikasi sumber pembiayaan guna mengurangi ketergantungan terhadap dolar Amerika Serikat.

Baca Juga :  PT Oki Pulp & Paper Mills (APP Group) Buka Lowongan Kerja, Untuk 3 Posisi

Salah satu langkah yang disiapkan adalah penerbitan obligasi dalam bentuk Panda bonds di Tiongkok dengan tingkat bunga yang lebih kompetitif. Kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat struktur pembiayaan sekaligus menjaga stabilitas nilai tukar.

“Untuk memperkuat nilai tukar, kami juga akan menerbitkan bonds, dalam Panda bonds di Cina dengan bunga yang lebih rendah sehingga kita tidak tergantung terlalu banyak ke dolar lagi. Jadi diversifikasi kita akan lebih baik lagi ke depan,” ungkap Purbaya.

Langkah tersebut menegaskan arah kebijakan pemerintah yang tidak hanya menjaga stabilitas, tetapi juga mendorong ekspansi ekonomi berkelanjutan. Di tengah tekanan global, Indonesia mempercepat langkah dengan memanfaatkan momentum pertumbuhan sebagai pijakan menuju ekonomi yang lebih kuat dan resilien. (*/BPMI Setpres)

Berita Terkait

Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar
Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak
Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar
SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  
FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM, Sehari Bisa Raup Omzet hingga Rp 1 Juta Sehari
Pertamina Cek Kualitas Pertalite di Padang, Sampel Diuji hingga Laboratorium Lemigas
Resmikan Al Harris Umrah, Fadly Amran Dorong Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah
Pertalite Diduga Tercampur Material Asing, Pertamina Periksa 6 SPBU di Padang dan Agam

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Berita Terbaru

Mikel Arteta sepakat memperpanjang kontrak di Arsenal. (Foto: IG @mikelarteta)

Olahraga

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Okt 2026 - 08:06 WIB