Jakarta, Javanusa—Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap perawatan diri, permintaan produk kosmetik, parfum, dan wellness terus naik signifikan.
Masyarakat kini tidak hanya mengejar estetika, tetapi juga memperhatikan kesehatan, keamanan, dan kualitas produk.
Tren ini mendorong industri kosmetik berkembang menjadi bagian penting dari gaya hidup modern.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan pemerintah terus memperkuat daya saing industri kosmetik, parfum, dan wellness.
Ia menyebut sektor ini berperan penting dalam strategi peningkatan nilai tambah industri nasional.
Indonesia memiliki peluang besar karena didukung jumlah penduduk besar dan dominasi usia produktif. Kondisi itu menjadikan Indonesia salah satu pasar kosmetik terbesar di kawasan.
“Industri kosmetik, parfum, dan wellness memiliki potensi besar untuk berkembang dan menjadi salah satu pilar pertumbuhan industri nasional. Pemerintah akan terus hadir melalui kebijakan yang mendukung, fasilitasi dan pembinaan, serta penguatan ekosistem industri agar mampu bersaing di tingkat global,” ujar Menperin di Jakarta, Senin (4/5).
IKM Dominasi Pelaku Industri Kosmetik
Berdasarkan data Badan Pengawas Obat dan Makanan tahun 2025, lebih dari 1.500 pelaku industri kosmetik beroperasi di Indonesia. Sebanyak 90 persen di antaranya merupakan industri kecil dan menengah (IKM).
Kondisi ini menunjukkan sektor kosmetik tidak hanya dikuasai perusahaan besar, tetapi juga membuka ruang luas bagi wirausaha lokal. IKM menjadi motor penting dalam penguatan industri manufaktur nasional.
Inovasi dan Standar Keamanan Jadi Kunci IKM
Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Reni Yanita menekankan pentingnya inovasi bagi pelaku IKM. Ia meminta pelaku usaha memahami kebutuhan pasar sekaligus standar keamanan produk.
“IKM kosmetik juga harus peka dan paham tentang berbagai standar keamanan dalam menghadirkan produk kosmetik yang berkualitas,” ujar Reni dalam Grand Opening Prioritas Wellness Indonesia di Tangerang.
Fasilitas Modern Perkuat Struktur Industri
Reni menilai keberadaan fasilitas manufaktur modern menjadi faktor penting dalam penguatan industri nasional. Fasilitas tersebut juga menjadi acuan peningkatan kualitas produksi IKM agar mampu bersaing.
Ia menambahkan, pembukaan fasilitas produksi baru menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan industri kosmetik, parfum, dan wellness di Indonesia.
Nilai Pasar dan Ekspor Terus Tumbuh
Reni mengungkapkan nilai pasar industri kosmetik Indonesia pada 2025 mencapai sekitar USD 9,74 miliar.
Pertumbuhan tahunan sektor ini diproyeksikan berada di kisaran 4,33 hingga 4,37 persen.
Kinerja ekspor juga meningkat dari USD 416,8 ribu pada 2024 menjadi USD 473,8 ribu pada 2025. Capaian ini memperkuat posisi Indonesia di pasar global kosmetik.
Penguatan Produksi dan Kualitas Jadi Fokus
“Dengan nilai pasar dan kinerja ekspor yang positif, industri kosmetik Indonesia memiliki peluang besar untuk memperkuat posisi di pasar global. Hal ini perlu didukung dengan penguatan kapasitas produksi dalam negeri serta peningkatan kualitas produk agar mampu bersaing secara berkelanjutan,” jelas Reni.
Program Pembinaan dan Ekspansi Pasar
Kementerian Perindustrian melalui Ditjen IKMA terus menjalankan berbagai program pembinaan industri.
Program tersebut meliputi peningkatan SDM, sertifikasi, restrukturisasi mesin, kemitraan rantai pasok, hingga perluasan pasar. Langkah ini diarahkan untuk memperkuat merek lokal agar mampu bersaing di tingkat global.
Optimisme Industri Kosmetik Indonesia
Direktur IKM Kimia, Sandang, dan Kerajinan Budi Setiawan menilai fasilitas Prioritas Wellness Indonesia menjadi simbol optimisme industri nasional. Ia menyebut sektor ini memiliki potensi besar untuk menjadi pemain utama di industri global.
“Fasilitas ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kapasitas produksi nasional, memperkuat kemitraan dengan IKM, serta membuka peluang penciptaan lapangan kerja baru. Selain itu, penggunaan bahan baku lokal juga perlu terus didorong untuk meningkatkan nilai tambah industri nasional,” tutupnya. (*/red)






