Javanusa.com—Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, mendapat penghormatan khusus dari para pemain Rayo Vallecano setelah mengantarkan skuad Garuda menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.
Rekan-rekannya di klub Spanyol tersebut memberikan guard of honour sebelum pertandingan melawan Athletic Bilbao, Sabtu (10/10/2026).
Momen itu berlangsung di Estadio Vallecas, Madrid, menjelang laga lanjutan LaLiga. Para pemain Rayo berbaris menyambut kedatangan Audero di lapangan sambil memberikan tepuk tangan sebagai bentuk apresiasi atas prestasinya bersama Timnas Indonesia.
Kiper kelahiran Mataram tersebut kemudian memperlihatkan seragam khusus bertuliskan Campeon ASEAN Cup. Jersey itu juga menampilkan nomor 2026 sebagai penanda keberhasilan Indonesia meraih gelar juara.
Audero Jadi Pahlawan Indonesia di Final
Audero kembali memperkuat Rayo Vallecano setelah menjalani tugas bersama Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Penampilan gemilangnya pada partai final turut mengantarkan Indonesia meraih gelar juara.
Timnas Indonesia mengalahkan Thailand dengan skor 4-2 melalui adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 2-2 selama 120 menit. Audero menjadi salah satu penentu kemenangan setelah menggagalkan satu tendangan penalti pemain Thailand.
Penyelamatan tersebut membantu Indonesia memastikan kemenangan dalam pertandingan penentuan. Prestasi itu sekaligus menjadi alasan Rayo Vallecano memberikan penghormatan kepada kiper berusia 29 tahun tersebut.
Laga Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao Terhenti
Di tengah momen penghormatan untuk Audero, pertandingan Rayo Vallecano melawan Athletic Bilbao justru terhenti pada menit ke-28. Wasit Jose Maria Sanchez menghentikan laga setelah suporter Rayo melancarkan aksi protes terhadap presiden klub, Raul Martin Presa.
Para suporter menerbangkan sejumlah pesawat kertas dan melemparkan berbagai benda ke lapangan. Aksi tersebut mengganggu jalannya pertandingan dan membuat situasi tidak kondusif untuk melanjutkan permainan.
Wasit kemudian meminta para pemain Rayo Vallecano dan Athletic Bilbao meninggalkan lapangan menuju ruang ganti. Saat pertandingan terhenti, kedua tim masih bermain imbang tanpa gol, dengan skor 0-0.
Belum ada gol yang tercipta hingga penghentian tersebut. Momen guard of honour untuk Audero pun menjadi salah satu sorotan dalam pertandingan yang terganggu oleh aksi protes suporter Rayo Vallecano. (*)






