Empat Bagan Kandas dalam 8 Bulan, Nelayan Tiku Minta Dermaga Pengaman

Penulis -

Selasa, 22 September 2026 - 08:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah mengunjungi nelayan di Pasir Tiku, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Senin (21/9/2026). (Foto: Adpsb)

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah mengunjungi nelayan di Pasir Tiku, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Senin (21/9/2026). (Foto: Adpsb)

Agam, Javanusa—Nelayan Tiku, Kabupaten Agam, meminta pemerintah segera membangun dermaga pengaman untuk melindungi bagan dari ancaman gelombang tinggi. Dalam delapan bulan terakhir, sedikitnya empat bagan nelayan dilaporkan kandas.

Aspirasi tersebut disampaikan langsung kepada Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah saat berdialog dengan nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pasir Tiku, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara, Senin (21/9/2026).

Kondisi laut yang kerap memburuk membuat nelayan membutuhkan lokasi perlindungan bagi bagan mereka. Para nelayan mengusulkan pembangunan dermaga permanen dengan konstruksi beton.

Nelayan Tiku Hadapi Risiko Bagan Kandas

Salah seorang nelayan, Boy (48), mengatakan kerusakan dan kandasnya bagan menjadi persoalan berulang setiap tahun.

Menurut Boy, nelayan tidak memiliki pelabuhan khusus yang dapat digunakan untuk menyelamatkan bagan ketika gelombang laut mulai tinggi.

“Setiap tahun kami pasti dapat musibah. Tahun kini saja baru hitungan delapan bulan, sudah empat buah bagan kami yang kandas. Kami tidak punya pelabuhan penyelamatan,” ujar Boy.

Kondisi tersebut semakin berisiko karena sebagian besar bagan nelayan masih menggunakan kayu dengan konstruksi tradisional.

Karena itu, nelayan menilai dermaga pengaman permanen menjadi kebutuhan penting untuk mengurangi risiko kerusakan saat cuaca laut memburuk.

Mahyeldi Minta Persoalan Segera Ditindaklanjuti

Menanggapi aspirasi tersebut, Mahyeldi meminta Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumbar segera mencari solusi.

Ia juga mendorong koordinasi dengan pemerintah pusat serta pihak terkait agar kebutuhan dermaga pengaman nelayan Tiku dapat memperoleh tindak lanjut.

Menurut Mahyeldi, pembangunan fasilitas nelayan harus berangkat dari persoalan yang benar-benar muncul di lapangan.

“Yang terpenting bagaimana kebutuhan nelayan ini kita carikan solusinya. Fasilitas yang dibangun harus benar-benar memberikan manfaat, mendukung aktivitas nelayan, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan mereka,” ujar Mahyeldi.

Baca Juga :  Wawako Padang Maigus Nasir Kukuhkan Pengurus MTY 2025–2030, Dorong Sinergi Dakwah dan Program "Smart Surau"
Nelayan Tiku Juga Meminta Pabrik Es

Selain dermaga pengaman, nelayan menyampaikan kebutuhan pabrik es di kawasan TPI Pasir Tiku.

Fasilitas tersebut penting untuk menjaga mutu ikan setelah nelayan kembali membawa hasil tangkapan dari laut.

Dalam dialog itu, terungkap bahwa anggaran pembangunan pabrik es sebelumnya telah tersedia. Namun, proses tender belum menghasilkan pemenang.

Mahyeldi meminta persoalan tersebut terus dikawal hingga menemukan penyelesaian sesuai aturan yang berlaku.

Fasilitas Pendukung Nelayan Perlu Diperkuat

Mahyeldi mengatakan kebutuhan nelayan tidak berhenti pada pembangunan dermaga dan pabrik es.

Ia juga menyoroti pentingnya gudang penyimpanan serta fasilitas pendukung lain untuk memperkuat kegiatan ekonomi masyarakat pesisir.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu memastikan setiap fasilitas yang dibangun benar-benar berfungsi dan memberi manfaat langsung bagi nelayan.

Untuk mewujudkan kebutuhan tersebut, Mahyeldi mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, koperasi nelayan, dan sektor swasta.

Pembangunan fasilitas dapat dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kebutuhan serta memastikan pemanfaatannya berjalan optimal.

Pemprov Sumbar Dorong Sinergi Lintas Instansi

Mahyeldi berharap koordinasi lintas pihak dapat mempercepat penyelesaian berbagai kebutuhan nelayan Tiku.

Fasilitas yang tersedia nantinya diharapkan mampu mendukung aktivitas melaut sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat pesisir.

Dalam kunjungan tersebut, Mahyeldi didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumbar Seifdinon.

Turut hadir Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumbar Helmi Heriyanto.

Kehadiran perangkat daerah terkait menjadi bagian dari upaya pemerintah menindaklanjuti aspirasi nelayan yang disampaikan di TPI Pasir Tiku. (*)

Berita Terkait

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba
Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB