Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar

Penulis -

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Pariaman Yota Balad saat Rapat Koordinasi Antarinstansi dan Penyerahan DIPA Dana Tugas Perbantuan di Arch Hotel Bogor, Jawa Barat, Senin (5/10/2026). (Foto: Diskominfo Pariaman)

Wali Kota Pariaman Yota Balad saat Rapat Koordinasi Antarinstansi dan Penyerahan DIPA Dana Tugas Perbantuan di Arch Hotel Bogor, Jawa Barat, Senin (5/10/2026). (Foto: Diskominfo Pariaman)

Pariaman, Javanusa—Empat pasar di Kota Pariaman mendapat tambahan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi sebesar Rp4,1 miliar pada tahun anggaran 2026.

Pemerintah Kota Pariaman menargetkan pekerjaan fisik segera berjalan agar fasilitas perdagangan kembali optimal dan lebih siap menghadapi risiko bencana.

Kepastian tambahan anggaran tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Antarinstansi dan Penyerahan DIPA Dana Tugas Perbantuan. Kegiatan itu berlangsung di Arch Hotel Bogor, Jawa Barat, Senin (5/10/2026).

Wali Kota Pariaman Yota Balad menghadiri kegiatan tersebut bersama Plt. Kepala Disperindagkop dan UKM Deddy Kurnia Illahi serta Kepala UPT Pengelola Pasar Kota Pariaman.

Rapat tersebut membahas percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Sumatera. Sejumlah pejabat Kementerian Perdagangan dan unsur terkait turut hadir dalam agenda tersebut.

Empat pasar menjadi sasaran rehabilitasi

Yota mengatakan pemerintah daerah menempatkan pasar sebagai bagian penting dalam pemulihan ekonomi masyarakat. Menurutnya, aktivitas perdagangan membutuhkan fasilitas yang aman, nyaman, dan layak.

“Pasar merupakan urat nadi perekonomian masyarakat yang krusial. Oleh karena itu, percepatan rehabilitasi fisik harus dilakukan agar para pedagang dan pengunjung dapat bertransaksi di fasilitas yang representatif, aman, dan nyaman,” ujarnya.

Tambahan anggaran tersebut mencakup empat pasar di Kota Pariaman. Keempatnya yakni Pasar Rakyat Pariaman, Pasar Kuraitaji, Pasar Basah Pariaman, serta Pasar Produksi Jati/Kuliner. Total tambahan dana untuk rehabilitasi dan rekonstruksi empat pasar itu mencapai Rp4,1 miliar.

Ditargetkan lebih tangguh menghadapi bencana

Yota menegaskan rehabilitasi pasar tidak sekadar menyasar perbaikan fasilitas yang mengalami kerusakan. Pemerintah juga ingin meningkatkan kualitas bangunan dan sarana perdagangan agar lebih tangguh menghadapi ancaman bencana.

“Rehabilitasi empat pasar ini menjadi salah satu prioritas pembangunan kami di tahun 2026. Melalui tambahan anggaran ini, kita ingin memastikan fasilitas perdagangan tradisional tidak hanya sekadar diperbaiki, tetapi juga ditingkatkan kualitasnya agar lebih tangguh terhadap risiko bencana di masa depan,” katanya.

Baca Juga :  IM3 Platinum dan Apple Berikan Pengalaman Next Level di Peluncuran iPhone 16

Menurut Yota, pembenahan tersebut juga berkaitan dengan keberlangsungan aktivitas ekonomi pedagang. Kondisi pasar yang lebih baik diharapkan mampu menciptakan ruang perdagangan yang aman bagi pedagang maupun masyarakat.

Pemko Pariaman dorong pekerjaan segera dimulai

Pemerintah Kota Pariaman berharap tambahan anggaran tersebut segera masuk ke tahap pelaksanaan fisik. Langkah itu diperlukan agar pekerjaan dapat selesai sesuai target tahun anggaran 2026.

“Tambahan anggaran rehabilitasi ini diharapkan dapat segera memasuki tahap eksekusi fisik agar target rampung sebelum akhir tahun anggaran dapat tercapai secara maksimal,” pungkas Yota. (*)

Berita Terkait

Maigus Nasir Resmikan Kampung Budi Daya Ikan Air Tawar di Kelurahan Pisang, 53 Keluarga Terima Bantuan
Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung
Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain
Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan
Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi
Gerakan Pangan Murah Payakumbuh, Cabai Merah Dijual Rp50 Ribu per Kg
Pemko Padang dan UPTD PPD Padang Perkuat Sinergi, Optimalkan PAD Lewat Inovasi Layanan Pajak Kendaraan
Gandeng BRI, Pemko Padang Pacu PAD Lewat Digitalisasi Retribusi dan Pajak Daerah

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:17 WIB

BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:08 WIB

Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Jamin Seleksi Dikbang Polri 2027 Bersih, Polda Sumbar Tegaskan Pakta Integritas Bukan Sekadar Formalitas

Berita Terbaru