Padang, Javanusa—Hingga hari ketiga Turnamen Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tenis Senior TDP Bank Nagari Piala Kapolda Sumbar 2025, empat provinsi, Sumatera Barat (Sumbar), Jawa Tengah (Jateng), Jawa Timur (Jatim), dan Kalimantan Selatan (Kalsel) bersaing ketat untuk menempatkan wakilnya ke babak berikutnya.
Pada nomor ganda putra, pasangan tuan rumah Mazza Hadaduzzikra-Althafi Haqquzzikra (Sumbar) tampil dominan dengan membekuk M Mursiyd-Koko (Padang) lewat skor 6‑0, 6‑0, memastikan satu tiket ke perempat final.
Sementara itu, unggulan dari Jatim, Bayu Wirahadikusuma-Sabri Dwi Bayhaki, mengalahkan duet Michal Ihsan Wicaksono (Jateng), Ibnu Syukra Alhamda (Riau) melalui pertandingan sengit dengan skor 6‑4, 3‑6, (10‑6) pada babak penentuan (match tie break).
Pasangan ganda Sumbar lainnya, Roni Riadma-Ruri Ramadhona, harus menyerah di hadapan Lucky Candra Kurniawan (Kalsel), Jahfal Muna Kanaraya (Jateng) dengan skor 6‑0, 6‑1, dan gagal melanjutkan ke putaran selanjutnya.
Di laga pendahuluan, Roni-Ruri sejatinya mampu memberikan perlawanan cukup seimbang terhadap lawan muda mereka.
Namun ketika memasuki babak utama, faktor kelelahan dan pengalaman lebih menjadi pembeda, sehingga mereka akhirnya tersingkir lebih awal.
Di sisi lain, satu laga ganda putra masih menunggu hasilnya ketika berita ini dibuat, yaitu pertandingan antara Tegar Abdi Satria Wibowo (Kalsel), M Akmal Junaini (Jateng) melawan Gunawan Putra Madia (Pariaman), Fikri Hasbi (Padang).
Beralih ke nomor tunggal putra, delapan petenis telah memastikan diri melangkah ke babak perempat final. Mereka terdiri dari, Tegar dan Lucky dari Kalsel, Michal, Jahfal, M Akmal dari Jateng dan Jatim, serta Mazza Hadaduzzikra dan Althafi Haqquzzikra sebagai wakil ganda Solok (Sumbar).
Dominasi dari Sumbar, Mazza dan Althafi menjadi perhatian publik sebagai figur kembar bersaudara yang sama-sama lolos ke babak lanjutan, memperlihatkan potensi kuat tenis Sumbar dalam divisi tunggal putra.
Persaingan antar provinsi kini semakin memanas. Keberhasilan wakil Jateng, Jatim, Sumbar, dan Kalsel menembus babak lanjut memperkuat prediksi bahwa final akan diwarnai oleh duel antardaerah kuat.
Panitia penyelenggara berharap momen ini dapat menjadi ajang promosi dan pembinaan bagi atlet tenis senior, sekaligus memperkuat jaringan kompetisi tenis nasional di luar Jawa. Upaya ini didukung pula dengan persiapan wasit dan standar pertandingan yang ditingkatkan menjelang turnamen.
Dengan tersingkirnya beberapa kontestan lokal lainnya, terutama dari luar provinsi unggulan, penonton pun mulai menantikan siapa di antara wakil Jateng, Jatim, Kalsel, dan Sumbar yang akan melaju ke babak puncak dan mengangkat Piala Kapolda Sumbar 2025. (*/red)






