Fadly Amran Jadi Narasumber Bedah Buku Mitigasi Kultural, Bahas Peran Kearifan Lokal Hadapi Bencana

Penulis -

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Padang, Fadly Amran menjadi narasumber dalam kegiatan bedah buku Mitigasi Kultural: Pengetahuan Lokal Kebencanaan Masyarakat Sumatera Barat di Bagindo Aziz Chan Youth Center, Selasa (10/3/2026). (Foto: Prokopim Padang)

Wali Kota Padang, Fadly Amran menjadi narasumber dalam kegiatan bedah buku Mitigasi Kultural: Pengetahuan Lokal Kebencanaan Masyarakat Sumatera Barat di Bagindo Aziz Chan Youth Center, Selasa (10/3/2026). (Foto: Prokopim Padang)

Padang, Javanusa—Wali Kota Padang, Fadly Amran menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan bedah buku Mitigasi Kultural: Pengetahuan Lokal Kebencanaan Masyarakat Sumatera Barat yang digelar di Bagindo Aziz Chan Youth Center, Selasa (10/3/2026).

Buku setebal 272 halaman itu ditulis oleh Yose Hendra, alumni Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas (Unand). Karya ini mengkaji berbagai praktik pengetahuan lokal masyarakat Sumatera Barat dalam menghadapi ancaman bencana.

Fadly Amran menyampaikan apresiasi terhadap karya literasi yang mengangkat perspektif budaya dalam kebencanaan.

Menurutnya, pendekatan kultural menjadi bagian penting yang tidak dapat dipisahkan dari strategi mitigasi bencana, terutama di wilayah yang memiliki kekayaan tradisi dan nilai adat seperti Sumatera Barat.

“Buku ini menjadi referensi penting untuk memperkuat literasi kebencanaan, sekaligus menghidupkan kembali peran budaya sebagai fondasi ketangguhan masyarakat.

Mitigasi bencana tidak hanya soal teknologi, tetapi juga memerlukan kekuatan budaya dan nilai-nilai lokal dalam membangun ketahanan masyarakat,” ujar Fadly Amran dalam kegiatan yang diinisiasi oleh Ikatan Kekerabatan Antropologi Universitas Andalas (IKA UA) itu.

Lebih lanjut, Fadly Amran menegaskan komitmen Pemerintah Kota Padang untuk terus mendukung tumbuhnya karya literasi, khususnya dari para penulis lokal.

“Kami akan terus mendorong dan mendukung para penulis melalui berbagai program di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang. Kegiatan literasi seperti ini perlu digalakkan untuk menumbuhkan semangat menulis sekaligus memperkaya khazanah pengetahuan masyarakat,” tukas Wali Kota.

Ketua IKA FISIP Unand, Yefri Heriani mengatakan kegiatan bedah buku ini bertujuan meningkatkan pengetahuan serta kesadaran masyarakat mengenai mitigasi bencana berbasis kearifan lokal.

“Gaya penulisan buku ini sangat antropologis, sehingga layak untuk dibedah dan didiskusikan. Buku ini juga menunjukkan bahwa pengetahuan lokal merupakan bagian penting dalam mitigasi bencana di Sumatera Barat yang dikenal sebagai etalase bencana,” katanya.

Baca Juga :  Peringati maulid Nabi Muhammad SAW, Pemkab Tanah Datar Gelar Tabligh Akbar

Sementara itu, Yose Hendra mengungkapkan buku tersebut merupakan hasil dari kajian yang dilakukan di sejumlah daerah di Sumatera Barat yang memiliki tradisi dan nilai adat dalam menghadapi bencana.

“Buku ini menunjukkan pesan mitigasi dapat disampaikan melalui tradisi, nilai adat, hingga kesenian. Hal tersebut diharapkan dapat mendukung pemerintah dan masyarakat dalam membangun kesiapsiagaan menghadapi berbagai jenis bencana,” terangnya.

Kegiatan bedah buku tersebut diikuti oleh para akademisi, mahasiswa, pegiat literasi, serta berbagai unsur masyarakat yang antusias mendiskusikan gagasan mitigasi bencana berbasis kearifan lokal. (*/red)

Berita Terkait

Farewell Parade Kapolda Sumbar, Irjen Pol Djati Wiyoto Serahkan Estafet Kepemimpinan kepada Irjen Pol Jawari
Resmi Pimpin Polda Sumbar, Irjen Pol Jawari Disambut Welcome Parade
Maju ke Tingkat Nasional, Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang Pamerkan Segudang Inovasi Pelayanan dan Ekonomi
BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 11:01 WIB

Prakiraan Cuaca Sumbar 4 September 2026: Didominasi Cerah Berawan, Hujan Berpotensi Turun di Sejumlah Wilayah

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:28 WIB

Rahasia yang Tertinggal di Balik Bangku Belakang

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:47 WIB

Sepuluh Ribu Rupiah untuk Masa Depan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Si Galimbing 2: Bukan Pejabat Lagi

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:07 WIB

Syikul

Berita Terbaru