Padang, Javanusa—Wali Kota Padang Fadly Amran meminta 234 pejabat yang baru dilantik segera menunjukkan kinerja nyata dan meninggalkan pola kerja di zona nyaman.
Pelantikan sekaligus pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Aula Bagindo Aziz Chan, Kantor Balai Kota Padang, Rabu (9/9/2026).
Penyegaran birokrasi ini sebagai bagian dari upaya memperkuat pelayanan publik dan mempercepat pencapaian visi, misi, serta sembilan program unggulan Pemko Padang.
Adapun 234 pejabat tersebut terdiri atas 24 Pejabat Administrator atau eselon III, 161 Pejabat Pengawas atau eselon IV, sembilan Pejabat Fungsional, dan 40 kepala sekolah.
Turut hadir Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Asisten, Staf Ahli, dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Padang.
Dalam arahannya, Fadly Amran meminta pejabat yang baru mendapat amanah segera beradaptasi dengan tugas masing-masing. Ia juga menekankan pentingnya orientasi kerja yang berfokus pada hasil.
Menurut Fadly, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk memperlambat program pemerintah. Efisiensi harus mendorong aparatur mencari cara kerja yang lebih efektif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ia mengingatkan kembali posisi ASN sebagai pelayan masyarakat. Karena itu, setiap pejabat perlu memastikan kebijakan dan program yang mereka jalankan memberi dampak nyata bagi warga.
Dorong Koordinasi dan Inovasi
Fadly juga meminta pejabat yang baru dilantik membangun komunikasi dengan pejabat sebelumnya. Langkah tersebut penting untuk memahami pekerjaan yang sedang berjalan sekaligus menemukan berbagai ruang perbaikan.
Koordinasi dengan jajaran staf juga perlu diperkuat. Dari proses tersebut, pejabat diharapkan mampu menemukan inovasi yang dapat meningkatkan kualitas kerja dan pelayanan publik.
Khusus kepada para kepala sekolah, Fadly menekankan posisi strategis mereka dalam mendukung program pemerintah kota di lingkungan pendidikan.
Kepala sekolah menjadi salah satu garda terdepan dalam menjalankan Progul Padang Juara dan Smart Surau di tingkat sekolah. Karena itu, kepemimpinan di sekolah perlu bergerak sejalan dengan target pembangunan Pemko Padang. (*)






