Padang, Javanusa—Kelurahan Lubuk Begalung (Lubeg) Nan XX keluar sebagai juara umum Festival Alek Nagari Nan XX Kecamatan Lubuk Begalung yang berlangsung Rabu (9/10/2024) sampai dengan Kamis (10/10/2024).
Mengusung tema “Mambangkik Batang Tarandam, Warih Nan Bajawek, Pusako Nan Batolong”, Festival Alek Nagari Nan XX Kecamatan Lubeg resmi ditutup oleh Kepala Dinas Sosial Kota Padang Heriza Syafani, Kamis (10/10/2024) malam.
Kelurahan Lubuk Begalung Nan XX keluar sebagai juara umum dengan menjuarai dua perlombaan, yaitu lomba barzanji dan lomba sumbang 12.
Baca Juga: Festival Alek Nagari Nan XX Kecamatan Lubeg, Jaga Warisan Adat Budaya Minangkabau
Posisi kedua ditempati Kelurahan Kampuang Baru Nan XX dengan meraih juara 1 lomba pawai budaya, Kelurahan Batuang Taba Nan XX juara 1 lomba makan bajamba, dan Kelurahan Parak Lawek Pulau Aia Nan XX juara 1 lomba sholawat.
Heriza Syafani dalam sambutannya mengapresiasi seluruh panitia penyelenggara Alek Nagari Nan XX bersama seluruh elemen masyarakat, mulai dari niniak mamak, bundo kanduang, pemuda, alim ulama, cadiak pandai, dan seluruh tokoh Kecamatan Lubeg atas terlaksananya festival kali ini.
“Sebuah kebangkitan bagi kita bagaimana kita bisa melestarikan adat budaya kita walaupun perkembangan teknologi berjalan, tetap adat budaya kita tidak akan terlepas. Dan jadikan ini pemicu semangat bagi anak anak muda, ke depannya diharapkan kepada RT dan RW untuk selalu mengingatkan kaum muda kita agar melek terhadap adat dan budaya kita ini,” ucapnya.
Camat Lubeg, Nofiandi Amir mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Padang yang telah mendukung kegiatan seni budaya Festival Alek Nagari Nan XX hingga terlaksana dengan meriah.
Dia berharap kegiatan ini adalah solusi bagi anak-anak muda agar terhindar dari kenakalan remaja.
“Kita risau dengan persoalan kenakalan remaja, kita risau dengan persoalan tauran, dan persoalan moral lainnya terhadap generasi muda kita, dan kemi berharap ini adalah salah satu tawaran solusinya dengan mendidik anak dengan karakter adat basandi sarak, sarak basandi kitabullah,” katanya. (*/jn01)






