Padang Panjang, Javanusa—Kota Padang Panjang kembali menjadi pusat perhatian dalam gerakan literasi nasional.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) akan menggelar Festival Literasi 2025 Padang Panjang pada 25 hingga 27 Juli mendatang.
Acara ini akan berlangsung di Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM), kawasan ikonik yang sarat nilai budaya.
Mengusung tema “Literasi Menuju Generasi Emas 2045”, festival ini terselenggara melalui kerja sama antara DPK dan Komunitas Hitam Putih. Serta melibatkan unsur pendidikan, komunitas literasi, UMKM, kelurahan, hingga berbagai instansi daerah.
Menurut Kepala DPK Yan Kas Bari, kegiatan ini bertujuan menjadikan perpustakaan sebagai ruang publik yang aktif, sekaligus memperkuat semangat literasi lintas generasi.
“Kami ingin menghadirkan ruang yang menyenangkan dan edukatif bagi masyarakat. Literasi bukan hanya tentang buku, tapi juga kreativitas, inklusivitas, dan kehidupan sehari-hari,” ungkap Yan.
Beragam Kegiatan Edukatif dan Hiburan
Festival ini akan berlangsung selama tiga hari penuh, mulai pagi hingga malam. Lebih dari 50 stand disiapkan secara gratis untuk menampilkan karya dari sekolah, pegiat literasi, UMKM, kelurahan, hingga komunitas pendidikan.
Kegiatan pembukaan bakal meriah dengan penampilan tari kolosal serta penyerahan hadiah bagi pemenang lomba konten video literasi dan lomba resensi buku.
Tak hanya itu, pengunjung juga dapat menikmati berbagai agenda menarik, seperti:
- Talkshow bersama tokoh inspiratif seperti Yusrizal KW dan Dewi Dedew Kumalasari
- Pemutaran film bertema literasi
- Pertunjukan seni dan penampilan artis lokal
- Lomba mewarnai untuk anak-anak
- Kolaborasi seni bersama Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang
Literasi untuk Semua Kalangan
DPK menegaskan festival ini terbuka bagi semua kalangan. Dari anak-anak hingga orang tua, dari pelajar hingga pelaku usaha, semua bisa terlibat dan merasakan manfaatnya.
“Kami ingin literasi menjadi milik semua. Semoga festival ini menjadi momentum memperkuat gerakan literasi di Padang Panjang menuju Indonesia Emas 2045,” tutup Yan. (*/red)






