Lubuk Alung, Javanusa—Partai puncak Liga 4 Sumatera Barat menghadirkan tensi tinggi saat PSP Padang menghadapi PSPP Padang Panjang di Stadion Utama Sumatera Barat, Lubuk Alung, Kamis (2/4/2026) sore. Laga ini menjadi penentuan juara kompetisi tingkat provinsi tersebut.
Pertemuan dua tim kuat ini bukan sekadar final biasa. Sebelumnya, memori duel di babak penyisihan grup masih segar di ingatan kedua tim.
Saat itu, tim berjuluk “Pandeka Minang” menang tipis 3-2 atas PSPP Padang Panjang. Hasil tersebut masih membekas bagi kubu “Tim Serambi Mekah”.
Kini, mereka datang dengan misi membalas kekalahan sekaligus merebut gelar juara. Di sisi lain, PSP Padang menghadapi tantangan menjelang laga final. Sejumlah pemain belum berada dalam kondisi ideal.
Rahmad Satria absen setelah menerima kartu merah di semifinal melawan Kompak FC. Sementara itu, pemain supersub Komboy masih mengalami cedera.
Selain itu, kondisi Feruzen serta Kaka Muhammad Seva belum sepenuhnya pasti. Keduanya sempat ditarik keluar pada pertandingan sebelumnya.
Meski begitu, pelatih PSP Padang, Joni Efendi, tetap menunjukkan optimisme tinggi. Ia menegaskan kekuatan tim tidak bergantung pada satu atau dua pemain. Sebaliknya, kedalaman skuad dinilai merata di semua lini.
“Kemampuan pemain kita hampir sama, merata semua. Hampir 24 pemain bisa kita ganti-ganti untuk tampil,” ujar Joni Efendi.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal kesiapan tim menghadapi laga final. Kedalaman skuad berpotensi menjadi faktor penting dalam pertandingan ketat.
Sementara itu, PSPP Padang Panjang dipastikan tampil dengan motivasi berlipat. Status kekalahan sebelumnya menjadi dorongan kuat untuk bangkit.
Laga final menjadi ajang pembuktian kemampuan tim. Mereka berpeluang merebut gelar atau kembali berada di posisi kedua.
Atmosfer final dipastikan memanas dengan dukungan suporter kedua tim. Para pendukung diperkirakan memadati stadion sepanjang pertandingan. Duel ini layak disebut sebagai salah satu laga terbesar musim ini. Siapa yang akan mengangkat trofi juara? (*/red)






