Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Penulis -

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Float merilis EP Constant Changes. (Foto: IG @float_project)

Float merilis EP Constant Changes. (Foto: IG @float_project)

Javanusa.com—Float kembali memperkaya perjalanan musiknya lewat EP terbaru bertajuk Constant Changes.

Bersamaan dengan perilisan tersebut, band ini menghadirkan single Yang Kembali Pulih yang membawa pesan tentang keberanian menghadapi luka dan bangkit dari keterpurukan.

Single Yang Kembali Pulih menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan EP Constant Changes. Lagu tersebut menawarkan perspektif tentang proses manusia dalam menghadapi luka, keraguan, dan berbagai tekanan kehidupan.

Alih-alih menggambarkan luka sebagai alasan untuk menyerah, Float menjadikannya sumber kekuatan. Lagu ini mengajak pendengar untuk menerima pengalaman pahit sekaligus berani kembali berdiri.

Vokalis sekaligus penulis lagu Float, Hotma “Meng” Roni Simamora, mengatakan Yang Kembali Pulih menjadi fondasi awal EP tersebut. Proses kreatifnya bermula pada masa transisi setelah pandemi, tepatnya pada 2023.

“Berangkat dari kata ‘bilur’ atau bekas luka, luka yang dibasuh iman justru menyimbolkan kekuatan. Bermodal percaya, masa terpuruk terbukti bikin kita makin kuat bangkit. Kecemasan nggak boleh jadi rintangan. Lagu ini mebawa spirit untuk berani menerjang badai,” ungkap Meng.

Berawal dari Gagasan yang Muncul pada 2021

Proses lahirnya lagu tersebut ternyata berlangsung cukup panjang. Binsar Tobing, yang mengisi posisi bass, mengungkapkan bahwa ide awal Yang Kembali Pulih berasal dari sebuah Voice Note milik Meng pada 2021.

Dari gagasan sederhana itu, Float kemudian mengembangkan karakter musik yang sesuai dengan pesan lagu. Binsar memilih pendekatan bass yang minimalis, tetapi tetap memiliki tenaga kuat.

“Lagu ini berawal dari Voice Note Meng di tahun 2021, dan di sini gue bereksperimen rekam bass dengan pendekatan minimalis namun bertenaga agar fondasi lagunya terasa kokoh menghantam keraguan,” jelas Binsar.

Eksplorasi tersebut membuat aransemen lagu memiliki fondasi ritmis yang kuat. Setiap elemen musik kemudian diarahkan untuk memperkuat gambaran tentang perjuangan seseorang saat berusaha bangkit.

Baca Juga :  Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing - di Tempat Biasa
Perdebatan Kreatif Memperkuat Karakter Lagu

Dinamika serupa juga terjadi dalam proses penggarapan bagian drum. Timur Segara menjelaskan bahwa tim sempat memperdebatkan karakter pukulan drum dalam proses rekaman.

Pada tahap awal, aransemen menghadirkan nuansa yang sangat megah. Namun, setelah lirik dari Meng selesai, tim menilai pukulan drum pada take pertama terlalu liar.

“Proses rekamannya cukup panjang. Waktu awal rekaman, aransemennya ngasih vibe megah banget. Begitu lirik dari Meng jadi, pukulan drum di take awal sempat dinilai terlalu liar,” ujar Timur.

Perbedaan pandangan tersebut akhirnya justru membantu Float menemukan karakter yang lebih tepat. Mereka melihat proses pemulihan dari sebuah luka sebagai perjalanan yang tidak berlangsung secara instan.

“Tapi kita sepakat proses ‘kembali pulih’ dari sebuah luka itu kan nggak instan; ada sebuah proses berdarah-darah, perjuangan, dan gejolak emosi di sana,” lanjutnya.

Melalui Yang Kembali Pulih, Float tidak sekadar menawarkan lagu tentang luka. Mereka menyusun sebuah karya yang menempatkan proses bangkit sebagai bagian penting dari perjalanan manusia.

Single tersebut sekaligus memperkuat identitas EP Constant Changes, yang merekam perubahan dan dinamika dalam perjalanan kreatif Float. (*)

Sumber: IG Podcast Some Story/Poplicist

Berita Terkait

ak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua
Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih
Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial
Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa
Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta
Aplikasi Iblis Tayang 15 Oktober 2026, Rindu Kekasih Berujung Teror Mengerikan
Meiska Remake Lagu Aku Cuma Punya Hati, Beri Sentuhan Baru dari Versi Mytha Lestari
VVonderland Rilis Single GhoSt, Bawa Nuansa Alternative Rock dan Grunge

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:01 WIB

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Mahaputera kepada 7 Tokoh TNI, Ini Daftarnya

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Presiden Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI pada HUT ke-81, Ini Daftar dan Rinciannya

Berita Terbaru