Gagal Berangkat hingga Terlantar, Kemenhaj Blokir Akses SISKOPATUH PT Gema Suara Talbia

Penulis -

Rabu, 23 September 2026 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenhaj memblokir akses SISKOPATUH PT Gema Suara Talbia. (Foto: Kemenhaj)

Kemenhaj memblokir akses SISKOPATUH PT Gema Suara Talbia. (Foto: Kemenhaj)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memblokir akses PT Gema Suara Talbia ke Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH) setelah evaluasi menemukan persoalan pelayanan jemaah umrah.

Pemblokiran tersebut berlaku sejak 21 September 2026 pukul 14.26 WIB. Langkah ini menjadi bagian dari pengawasan pemerintah untuk memastikan hak dan kepentingan jemaah tetap terlindungi.

103 Jemaah Terdampak

Direktur Perizinan dan Akreditasi Haji Khusus dan Umrah, Atty Novyanty, menjelaskan keputusan itu muncul setelah Kemenhaj mengevaluasi berbagai persoalan pada Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) tersebut.

Hasil evaluasi mencatat 103 jemaah terdampak hingga mengalami gagal berangkat. Pemerintah juga menemukan persoalan pelayanan yang membuat sejumlah jemaah terlantar selama berada di Arab Saudi.

Selain masalah keberangkatan dan pelayanan, PT Gema Suara Talbia masih memiliki kewajiban pengembalian dana atau refund kepada jemaah. Kewajiban tersebut belum seluruhnya diselesaikan.

“Pelindungan jemaah menjadi prioritas kami. Setiap PPIU memiliki kewajiban memberikan pelayanan sesuai ketentuan dan memenuhi hak-hak jemaah. Ketika ditemukan pelanggaran dan kewajiban tersebut tidak diselesaikan, pemerintah akan mengambil tindakan sesuai aturan,” ujar Atty di Jakarta, Selasa (22/9/2026).

SISKOPATUH Jadi Instrumen Pengawasan

Atty mengatakan pemblokiran akses SISKOPATUH menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk mendorong penyelenggara menyelesaikan seluruh tanggung jawab kepada jemaah.

Sistem tersebut berkaitan dengan pengelolaan perjalanan umrah dan haji khusus. Karena itu, pembatasan akses menjadi bagian dari langkah pengawasan ketika penyelenggara menghadapi persoalan pemenuhan kewajiban.

“Kami ingin memastikan jemaah memperoleh kepastian dan pelindungan. Penyelenggara harus bertanggung jawab terhadap pelayanan yang dijanjikan maupun hak jemaah yang timbul apabila keberangkatan tidak dapat dilaksanakan,” tegasnya.

Jemaah Diminta Cek Legalitas Travel Umrah

Kemenhaj juga mengingatkan masyarakat agar lebih cermat sebelum memilih travel umrah. Calon jemaah perlu memastikan legalitas dan status izin PPIU sebelum mendaftar atau melakukan pembayaran.

Baca Juga :  Rekrutmen PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi), Paling Lambat 30 September

Pemerintah mendorong masyarakat menggunakan kanal resmi untuk memeriksa informasi mengenai penyelenggara perjalanan ibadah umrah. Langkah tersebut dapat membantu calon jemaah memastikan travel yang dipilih memiliki izin sesuai ketentuan.

Kemenhaj menegaskan pengawasan terhadap penyelenggaraan umrah akan terus diperkuat. Pemerintah menargetkan layanan perjalanan ibadah umrah berlangsung aman, tertib, serta memberikan kepastian bagi jemaah. (*)

Berita Terkait

Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar
Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia
Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure
Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia
Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli
Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April
Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar
Menhaj Perketat Istitaah Kesehatan Jemaah Haji, Imbau Travel Pilih Penerbangan Langsung

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:17 WIB

BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:08 WIB

Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Jamin Seleksi Dikbang Polri 2027 Bersih, Polda Sumbar Tegaskan Pakta Integritas Bukan Sekadar Formalitas

Berita Terbaru